Senin, 16 Februari 2026

Kunker ke Sergai, Pemkab Muba Belajar Pengelolaan Gula Kelapa Sawit

Administrator - Rabu, 24 Juli 2019 16:05 WIB
Kunker ke Sergai, Pemkab Muba Belajar Pengelolaan Gula Kelapa Sawit

 

Baca Juga:

Serdang Bedagai-Sumut24

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), rabu (24/7). Kunjungan Pemkab Muba yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Beni Hemedi A.Md, MM tersebut, bertujuan untuk mempelajari Pengelolaan Gula Kelapa Sawit.

Kedatangan Pemkab Muba ini disambut Bupati Sergai Ir H Soekirman yang diwakili Sekdakab Drs Hadi Winarno di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah. Pertemuan itu turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD terkait, pengusaha dan organisasi petani kelapa sawit.

Mengawali sambutannya, Sekdakab Hadi Winarno mengucapkan selamat datang kepada Wabup Muba beserta rombmgan ke Kabupaten Sergai. Hadi mengatakan,bahwa kunjungan Wabup Muba beserta rombongan merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Sergai.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Wabup Muba beserta rombongan. Kami juga mengetahui reputasi Wabup Muba Beni Hernedi yang sangat concern terhadap dunia pertanian dan aktif dalam organisasi pertanian,”ujar Hadi Winarno

Dikesempatan itu, Sekdakab Hadi Winarno juga memperkenalkan secara singkat profil Kabupaten Sergai terutama aspek komoditas perkebunan kelapa sawit yang dominan disini. Sergai juga berlokasi strategis karena tidak terlalu jauh dari pusat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan dekat dengan salah satu destinasi wisata utama Sumut seperti di Parapat (Danau Toba),.

“Kami sangat menginginkan kerjasama dengan Kabupaten Muba. Hal ini mengingat Sergai merupakan kabupaten yang terhitung masih berumur muda dibandingkan Muba yang sudah berdiri sangat lama,”ungkap Hadi Winarno.

Sementara itu, Wabup Muba Beni Hernedi mengatakan, bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan perdana ke Kabupaten “Tanah Bertuah Negeri Beradat.”. Dalam kunjungannya tersebut, ia membawa 37 orang yang terdiri dari jajaran Dinas Perkebunan, Camat dan pimpinan organisasi perkebunan kelapa sawit.

Menurut Beni, dalam peretemuan ini, ada hal yang menarik dari pengamatannya yakni beberapa kesamaan antara Kabupaten Sergai dan Kabupaten Muba terutama sebagai kabupaten yang sama-sama menjadikan perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu komoditas utama.

“Kesamaannya yakni, Kabupaten Sergai dan Muba sama sama menjadikan Kelapa sawit sebagai komoditas utama. Di kabupaten Muba, ada 200 ribu lebih penduduk hidup dari perkebunan kelapa sawit dan karet,”ungkapnya.

Dijelaskan Beni, bahwa kesamaan inilah yang menjadi alasan utama Kabupaten Muba tertarik ketika mengetahui ada inovasi unik di Sergai dibidang produksi brown sugar (gula merah) dari kelapa sawit dan hal tersebut layak untuk dipelajari sebagai peluang industri yang menjanjikan mengingat Bupati dan Wabup Muba memiliki fokus yang serius terhadap bidang perkebunan kelapa sawit di wilayah pemerintannya.

“Kami sangat membuka diri pada kerjasama pemanfaatan gula merah dari batang sawit dan diharapkan kedepannya dua kabupaten ini akan menjadi daerah penghasil gula merah kelapa sawit terbesar di Indonesia,”ujarnya.

Selanjutnya, Paparan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Sergai, M Sofyan Daulay SE saat mempresentasikan proses pengelolaan brown sugar dari kelapa sawit secara lengkap. Acara Kunker ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Wabup Muba.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru