Senin, 16 Februari 2026

Konsep Gang Beratap Kesawan akan Dikembalikan Jadi Daya Tarik Wisata

Administrator - Senin, 08 Juli 2019 15:36 WIB
Konsep Gang Beratap Kesawan akan Dikembalikan Jadi Daya Tarik Wisata

Medan|SUMUT24 Pemerintah Kota Medan akan mengembalikan fungsi pedestrian gang beratap (arcade) di kawasan cagar budaya Kesawan, Medan Barat.

Baca Juga:

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar mengatakan, kawasan Kesawan akan sepenuhnya mengadopsi konsep gang beratap.

Menurut Benny, untuk mewujudkan kelestarian dan memfungsikan kembali arcade pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi lain dan akademisi.

“Kami sudah rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Kebudayaan,” katanya, Senin (8/7).

Menurutnya, saat ini gang beratap di Kesawan banyak menjadi tempat usaha, parkir kendaraan, dan bangunan permanen.

“Kami ingin mengembalikan fungsinya. Konsep awalnya sebagai tempat pedestrian dan pejalan kaki. Kemudian ada yang mengubah menjadi teras restoran, ada yang menutupnya, kami ingin mengembalikan lagi sebagai arcade,” terangnya

Benny mengatakan, setiap block berbeda konteks bentuknya. Semua akan disesuikan. Sebagian ada sudah hilang. Untuk itu, nanti dibangun lagi sehingga semua ada.

DPKPPR telah melakukan survei untuk mengidentifikasi masalah dalam upaya melestarikan arcade di sepanjang ruas Jalan Ahmad Yani. Mulai dari simpang Jalan Palang merah sampai simpang Jalan Pulau Pinang.

Untuk arcade yang telah roboh, akan dibangun kembali.

“Kemarin dari USU juga diundang. Desain awal dari bantuan pusat, namun, tidak terimplemntasi. Sekarang akan kami implementasikan.”

Sedangkan arcade yang masih ada, akan dilakukan rehabilitasi dan melakukan penertiban terhadap alih fungsi arcade. Sehingga fungsi arcade arcade yg dahulu sebagai pedestrian akan terwujud.

“Kami akan jadwalkan sosialisasi ke masyarakat. Kemungkinan dua minggu lagi. Insya Allah tidak ada penolakan. Karena dari surat tanah, yang arcade itukan akses publik. Tantangannya nanti di Tjong A Fie karena bangunan besarnya tidak mungkin dibangun arcade,” terangnya.

Dengan adanya revitalisasi, tentu kawasan Kesawan akan menjadi satu daya tarik wisatawan. Hal ini juga didukung oleh pengelola London Sumatera (Lonsum). Mereka mau membuka gedung untuk umum jika ada jaminan keamanan.

Proses pengerjaan pengalihfungsian ini diungkapkan Benny, tanpa diketahui, sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu yang ditandai dengan penyeragaman trotoar yang dilakukan oleh Dinas PU.

“Sebenarnya, sudah tahun kemarin, dari yang dibuat Dinas PU. Trotoar sudah seragam. Yang dulu naik turun. Sekarang sudah rata. Tinggal ada beberapa hambatan di beberapa penutupan,” ujarnya.

Ia menargetkan tahun ini mulai penertiban dan sosialisasi. Fisiknya dianggarkan tahun depan dari Pemko Medan. Dalam mewujudkan kinerja Pemko, ia mengharapkan partisipasi masyarakat terutama yang berada di fokus pengerjaan.

“Kami mohon partisipasi masyarakat yang berada di ruko sepanjang koridor kesawan untuk berperan serta aktif untuk ikut mendukung. Karena inikan untuk kota kita. Nantinya kalau selesai, malam bisa diisi dengan kuliner atau segala macam aktivitas lainnya,” tuturnya. (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
Aloka Telah Tiba di Washington D.C.
komentar
beritaTerbaru