Senin, 16 Februari 2026

LBM NU - Himasal Bangun Kebersamaan Mentradisikan Budaya ke-NU-an

Administrator - Selasa, 02 Juli 2019 12:52 WIB
LBM NU - Himasal Bangun Kebersamaan Mentradisikan Budaya ke-NU-an

MEDAN I SUMUT24 Pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Sumatera Utara bekerja sama dengan himpunan alumni santri Lirboyo (Himasal) wilayah Sumatera Utara mengadakan halal bi halal di Kabupaten Simalungun, Selasa (2/7). Ketua LBM PWNU Sumut Munandar mengatakan, “Dalam silaturrahmi dan halal bi halal ini mengundang beberapa pengurus PCNU kabupaten/kota dan alumni-alumni pesantren, tujuannya untuk membangun kebersamaan dalam menjaga dan mentradisikan budaya ke-NU-an dengan kajian kitab kuningnya”. “Karena NU tidak akan terlepas dengan kajian kitab kuningnya,” ucapnya dalam acara yang berlangsung di Madrasah Diniyah Uswatun Hasanah, Rintis 7 Balimbingan”.

Baca Juga:

Menurut Munandar, dalam waktu lebih kurang setahun ke depan, diharapkan setiap cabang PCNU kabupaten/kota se-Sumatera Utara mempunyai LBM yang mampu bekerjasama dengan LBM PWNU dalam menyelesaikan masalah keagamaan yang muncul di tengah-tengah masyarakat Sumatera Utara. Ia pun mengatakan “LBM harus menjadi wadah santri yang mempunyai kompetensi dalam kajian agama sebagai upaya merespon permasalahan agama yang muncul di masyarakat”.

“Orang-orang LBM itu Santri, maka sebagai santri yang lazimnya dibekali ilmu dari pesantrennya, santri harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah-masalah agama yang muncul di tengah-tengah masyarakat ,” katanya. Sementara itu mewakili Ketua PCNU Simalungun Asrul Azwan Sirait mengatakan ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU. Asrul bercerita, NU sebagai Organisasi yang mempunyai karakter Tawwassuth jangan sampai bersikap liberal dan juga jangan bersikap radikal. NU harus berada pada level tengahnya bersikap Modernis.

“Dalam NU tidak bernah mengajarkan faham Liberal apalagi Radikal, NU itu bersifat Modernis sesuai dengan karakter ke-NU-an yaitu Tawwassut, tidak pernah condong ke Radikal dan tidak pula ke Liberal ,” ujarnya. Untuk itu, kata Asrul, agar LBM NU dapat diterima hasil keputusan bahtsunya oleh masyarakat luas, maka sikap tawwassut diperlukan dalam mempertimbangkan hasil bahtsunya.Tokoh masyarakat Binjai sekaligus perwakilan dari Pengurus Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Rahmat Nasution mengatakan dirinya bangga menjadi warga NU di Sumut ini. “Orang NU tidak hanya berbicara saja tentang NU tapi segala bentuk harakahnya harus mencerminkan Ke-NU-an, Banyak orang yang mengaku NU tapi harokahnya tidak mencerminkan Ke-NU-an” ungkapnya.

Ia meminta agar jangan mau tergoda dan terpengaruh oleh oknum-oknum yang akan menghancurkan NU. “Kita pupuk persaudaraan dan keharmonisan antara sesama agar kita mendapat keadulatan sehingga Sumut ini tetap kondusif,” tegasnya.

Turut hadir, mewakili PCNU Serdang Bedagai Sunarto, ketua PC Ansor Simalungun Agus Susanto dan undangan lainnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
Aloka Telah Tiba di Washington D.C.
komentar
beritaTerbaru