Minggu, 15 Februari 2026

DPK Kota Solok dan BPNB Sumbar Digitalisasi Naskah Kuno Melestarikan Masa Lalu Untuk Masa Depan

Administrator - Selasa, 18 Juni 2019 15:00 WIB
DPK Kota Solok dan BPNB Sumbar Digitalisasi Naskah Kuno Melestarikan Masa Lalu Untuk Masa Depan

SOLOK | SUMUT24

Baca Juga:

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Solok bekerjasama dengan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat melakukan konservasi dan digitalisasi Naskah Kuno koleksi Surau Latiah Kota Solok, bertempat di Ruang Pengolahan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Kegiatan telah berlangsung selama lima hari, Tim konservasi dan digitalisasi Naskah Kuno berjumlah 5 orang, terdiri dari Hariadi SS MA. Hasanah SS, Budi Eka Putra S Sos, Reza Lahardo SS dan Chairullah Ahmad M Hum.

Hariadi selaku ketua tim mengatakan konservasi dan digitalisasi naskah kuno ini dilakasanakan dengan tujuan untuk penyelamatan fisik naskah, dan memudahkan untuk mengetahui kandungan isi naskah.

“Naskah-naskah Surau Latiah ini terdiri dari berbagai topik seperti kawaid Bahasa Arab, Fiqih, Tasawuf dan Mantiq. Kegiatan selanjutnya akan akan dilanjutkan dengan alih tulis atau alih bahasa,” tambah Hariadi.

Naskah Kuno memiliki arti penting sebagai sejarah kebudayaan dan berkembang ilmu pengetahuan di sebuah bangsa dan negara. Hal ini mengharuskan perpustakaan untuk melestarikan dan menyelamatkan naskah kuno, karena dengan menyelamatkan dan melestarikan naskah kuno.

“Perpustkaan telah melestarikan masa lalu untuk masa depan,” kata Suhartinah, S.Pd, MM selaku Sekretaris DPK Kota Solok, pada saat tinjauannya ruangan pelaksanaan konservasi dan digitalisasi Naska Kuno tersebut.

Sementara, Dra. Pidriati Kepala Seksi Pengembangan, Pengolahan dan Konservasi Koleksi DPK Kota Solok pada kesempatan tersebut mengatakan di era digital selain tantangan, juga bisa diambil keuntungan. Masa lalu tidak untuk dilupakan, apalagi ditenggelamkan.

“Sekarang yang perlu kita lakukan bagaimana caranya kebaikan dari masa lalu itu bisa diteruskan untuk hari ini. Naskah kuno sangat perlu sekali untuk diselamatkan, karena banyak nilai-nilai kebaikan yang terdapat di dalamnya untuk dimasa sekarang,” tutur Pidriati.

“Jadi jangan hanya berhenti menjadi koleksi perpustakaan, jangan berhenti pada kajian-kajian yang diberikan oleh para ahli sastra, tapi hasil kajian itu bisa diambil manfaatnya secara kongkret ke dalam kehidupan sekarang. Setidaknya untuk perlindungan negara dari budaya-budaya asing, sehingga itu bisa menjadi tawaran yang baik untuk meneruskan kebaikan masa lalu ke masa sekarang,” tutup Pidriati. (Yose)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
SMPN 1 Kota Solok Terima Hibah Mobil Operasional Dari Anggota DPR RI Willy Aditia.
Aloka Telah Tiba di Washington D.C.
komentar
beritaTerbaru