Minggu, 15 Februari 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Tobasa Pantau Pendistribusian Gas Elpigi 3 KG

Administrator - Minggu, 02 Juni 2019 13:59 WIB
Jelang Idul Fitri, Pemkab Tobasa Pantau Pendistribusian Gas Elpigi 3 KG

Balige|SUMUT24.co

Baca Juga:

Permasalahan kelangkaan Elpiji 3 Kg di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) terus terjadi dan seolah tidak berujung.

Menyikapi keadaan ini, Pemerintah Kabupaten antisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg dengan memantau pasar dan  mengecek pendistribusian gas elpiji. Tujuannya menjaga pasokan tetap aman terutama menjelang Idul Fitri.

Operasi pasar yang dilaksanakan oleh Tim penanganan konflik, merupakan gabungan dari Badan Kesbangpol, Bagian Perekonomian, Dinas Perindagkop UKM dan Pol PP Tobasa, melaksanakan inspeksi di beberapa kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan Balige, kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Jumat (31/5).

Kaban Kesbangpol Tobasa John Maurit Siagian selaku pimpinan tim di lokasi, menyampaikan inspeksi yang dilaksanakan berdasar atas adanya masalah dalam pendistribusian gas elpiji yang tidak merata bahkan disinyalir sampai keluar daerah.

Kegiatan yang bersifat preventif itu, sebutnya, merupakan langkah awal guna antisipasi penggunaan gas elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi lemah.

“Untuk langkah preventif, kita turun ke lapangan untuk melihat langsung keadaan agar dapat ditindaklanjuti karena sesuai informasi dan pengamatan kita di lapangan, kelangkaan tidak dikarenakan ketersediaan dari pertamina tetapi penyaluran”, sebutnya.

Tim yang terbagi 2 kelompok menemukan puluhan tabung gas elpiji 3 kg yang sudah berisi akan dibawa keluar daerah. Kesigapan tim akhirnya menggagalkan penyeberangan gas keluar Tobasa.

Kasat Pol PP Tito Siahaan bersama anggota tim menjelaskan kepada warga luar daerah akan peruntukan gas elpiji 3 kg dan meminta agar tabung yang berisi dapat ditukar kembali dengan tabung kosong.

“LPG 3 kg ini tidak bisa dibawa bebas ke luar daerah. Jadi tolong dikembalikan ke tempat dimana bapak ibu membelinya tadi”, sebutnya.

Sementara Kabag Perekonomian Josib Broztito Sianipar, menyampaikan, peruntukan LPG 3 kg adalah bagi Keluarga Miskin, Rentan Miskin dan Usaha Mikro, oleh karenanya pengawasan dari aparat terhadap pengusaha Non Mikro dan ketegasan dari Pangkalan untuk memilah milah objek pembeli gas seharusnya dapat dilakukan.

Amatan SUMUT24, setelah puluhan tabung gas elpiji 3 kg dikembalikan ke posisi kosong, tim memastikan hingga keberangkatan kapal yang sandar di pelabuhan Balige. (des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi
From Theory to Action, Ini Pesan Rektor USU Untuk 1.843 Wisudawan Yang Dilantik
Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Monitoring Bapokting di Pasar Bakaran Batu
Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia
Kemnaker Gandeng Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate
Sambut Imlek 2026 dengan Kepedulian, Musim Mas Berbagi Kebahagiaan Bersama Masyarakat Prasejahtera di Sekitar Perusahaan
komentar
beritaTerbaru