Minggu, 15 Februari 2026

Rektor PTN/PTS se Sumut Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Administrator - Kamis, 16 Mei 2019 14:50 WIB
Rektor PTN/PTS se Sumut Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Menyikapi menghangatnya suhu politik di tanah air pasca Pemilu Presiden dan Pemilu legislatif 2019 yang sangat berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kehdiupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, para rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut didukung Kepala LL-Dikti Sumut Prof Dian Armanto merasa perlu mengeluarkan pernyataan sikap dan himbauan kepada masyararakat , penyelenggara Pemilu dan elit politik .

Dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumatera Utara, Prof Dr Dian Armato pernyataan sikap tersebut dibacakan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Runtung Sitepu di gedung Biro Rektor USU , Kamis (16/5) dan dihadiri 54 rektor PTN dan PTS.

Hadir antara lain Rektor Unimed, Prof Dr Syawal Gultom, Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (Unita) Ir Andriani Siahaan MP, Ketua MWA USU Drs Panusunan Pasaribu, Rektor UMSU diwakili Wakil Rektor III, Dr Rudianto, Rektor UMN AL Washliyah Dr H Hardi Mulyono, dan Rektor UHN Dr Haposan Siallagan SH MH.

Pernyataan sikap bersama para rektor tersebut ,

menghimbau kepada seluruh insan sivitas akademika, seluruh elemen masyarakat dan para elit politik untuk memberikan kesempatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan hingga pengumuman resmi hasil Pemilu nantinya .

Menghimbau Penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP) agar dalam menjalankan tugas dan fungsinya berdasarkan pada asas-asas mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif dan efisien serta amanah.

Menghimbau kepada seluruh insan sivitas akademika, seluruh elemen masyarakat dan para elit politik untuk menghindari diri dari perbuatan yang sifatnya melanggar norma-norma agama, norma-norma hukum, moral, provokatif dan perbuatan lainnya yang dapat mengganggu kerukuran kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Menghimbau insan sivitas akademika, seluruh elemen masyarakat dan para elit politik untuk tidak mudah terprovokasi oleh sikap atau ajakan dari sekelompok orang yang ingin mengacaukan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

Terakhir menghimbau kepada pihak yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu atau terjadi sengketa dalam proses Pemilu, agar menempuh upaya hukum untuk mencari penyelesaiannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rektor USU, Prof Runtung Sitepu menjawab wartawan mengatakan, pernyataan sikap ini akan dikirim kepada semua lembaga terkait, misalnya KPU, Bawaslu, dan DKPP serta Kemenristekdikti .”Lahirnya gagasan bersama ini didasari keperihatinan kita melihat situasi politik di tanah air,” sebutnya.

Prof Dr Runtung Sitepu mengatakan inisiatif untuk menyampaikan imbauan dan pernyataan sikap bersama para Rektor PTN dan PTS se-Sumatera Utara, merupakan bagian dari upaya mereka mencegah terjadinya perpecahan pasca Pemilu 2019.

“Tujuan dari pernyataan sikap dan imbauan ini agar seluruh pihak saling menahan diri serta bersabar menunggu hasil resmi Pemilu 2019, ini merupakan upaya preventif dari kalangan akademisi yang harapannya dapat didengarkan oleh masyarakat,” sebutnya.

Dia mengatakan, siapapun yang terpilih, maka itulah yang terbaik bagi bangsa Indonesia. “Kami sebagai pimpinan lembaga pendidikan merasa memiliki tanggung jawab moral dalam memberikan suasana sejuk bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab NKRI merupakan harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi,” tegasnya.

Runtung mengakui secara umum situasi masyarakat, khususnya di Sumatera Utara masih sangat terkendali. “Sejauh ini kami melihat aktifitas masyarakat masih dalam batasan normal. Meski demikian kita tidak bisa lengah dan harus tetap menjaga pesatuan dan kesatuan,” tegasnya

Disamping itu, sambung rektor, pernyataan sikap ini merupakan sebagai bentuk upaya preventif.”Kita tidak ingin terjadi, baru berfikir, artinya kami ingin berbuat sebelum terlambat ,” ujarnya.

Katanya, pimpinan PTN dan PTS berharap dengan pernyataan sikap para pimpinan kampus ini dimaknai para dosen dan mahasiswa sebagai sebuah nasehat bagi mereka. Alhamdulillah sejauh ini anak-anak mahasiswa kita masih mendengarkan nasehat kita dan masih berfikiran positif,” katanya.

Ditambahkannya, jika pasca kegiatan ini masih tetap ada pihak-pihak dari kalangan civitas akademika maupun mahasiswa , serta dosen yang tetap ingin menyampaikan pendapat, mereka tidak akan bisa dihalangi. Namun ia mengimbau agar hal tersebut tetap dilakukan dengan mematuhi aturan yang berlaku.”Jika ada oknum dosen atau mahasiswa melakukan kegiatan yang melanggar aturan , maka itu menjadi tanggungjawab pribadi masing-masing, hanya saja kita sudah ingatkan, ” kata Runtung Sitepu.

Sementara Kepala LL-Dikti Sumut Prof Dian Armato mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dan mulia.Ada 269 pimpinan PTN dan PTS di sumut mendukung acara ini. Namun, yang hadir dalam acara hari ini, sekitar 54 pimpinan PTN dan PTS.

“Kita berharap pernyataan sikap para pimpinan PTN dan PTS ini memberikan angin segar dan udara menyejukkan bagi iklim politik nasional pasca Pemilu 2019,” katanya.

Hal senada disampaikan Rektor Unimed, Prof Syawal Gultom dan Wakil Rektor III UMSU, Dr Rudianto keduanya mengapresiasi kegiatan ini.”Kami sangat mendukung kegiatan ini demi teruwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas keduanya. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Lima Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Mundur, Bobby Nasution Tegaskan Kinerja Utama
Peresmian Fasilitas Polda Sumut dan Peluncuran Bansos Polri, Kajati Harli Siregar Hadiri Kegiatan di Medan
Meriah dan Kompetitif, Turnamen Amal U-15 MAVI Sumut Cetak Bibit Atlet Voli Muda
Dwi Versi Indrajit
Mohammad Saleh Ketua Golkar Jateng, raih gelar doktor hukum dengan predikat Summa Cumlaude
Kapolri Kunker ke Polda Sumut, Kirim 22 Truk Bantuan ke 3 Daerah Terdampak Bencana
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News