Minggu, 15 Februari 2026

Mobil Irit ITM Tercepat Kedua di SEM 2019 Sepang Malaysia

Administrator - Selasa, 14 Mei 2019 14:29 WIB
Mobil Irit ITM Tercepat Kedua di SEM 2019 Sepang Malaysia

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Mobil buatan Institut Teknologi Medan (ITM) kembali bertarung di ajang Kompetisi Mobil Irit Tingkat Asia 2019 yang diselanggarakan Shell Global/ Shell Eco-Marathon (SEM) dengan tema, ”Shell Make the Future Live Malaysia” pada 28 April sampai 2 Mei 2019 di Sircuit Sepang Malaysia.

Manager tim Darwin Sudarmanto mengatakan, tim ini berkekuatan 12 orang yang terdiri dari 1 orang dosen pembimbing 10 orang mahasiswa. Pada SEM Asia 2019 ini, tim mobil Irit ITM hanya menargetkan finish pada peringkat 2 kelas ICE Proto Type Diesel dan berada pada 20 mobil terbaik Asia di kelas ICE Campuran dan kedua target tersebut bisa dicapai.

“Di luar dugaan mobil irit ITM mampu menjadi mobil ke dua tercepat dalam technical inspection di hari pertama setelah mobil Rakata dari ITB. Target tersebut sudah diprediksi dari persiapan selama 1 tahun pembuatan mobil,” katanya di Medan, Selasa (14/5).

Dikatakannya, hari pertama lomba sebelum kendaraan diizinkan untuk berada di lintasan, terdapat technical inspection yang harus diikuti setiap tim. Setiap tim wajib menjelaskan tiap aspek kendaraannya mulai dari desain, safety, hingga demo kemampuan driver. Hal tersebut tentu saja supaya perlombaan berlangsung aman,” jelas mahasiswa Teknik Mesin 2015.

Tim Mobil irit ITM menyadari untuk menjadi juara 1 butuh waktu, dana dan banyaknya jam dalam kompetisi. Dari hari pertama sampai terakhir, mobil Irit mampu melahap seluruh race dan menunjukkan peningkatan.

Mahyunis menjelaskan, mobil buatan ITM ini bergabung dengan 25 mobil buatan lainnya dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Pada tahun 2019 ini, ITM dipercaya mengirimkan mobil dari kelas ICE Proto Type Diesel, setelah beberapa tahun lalu 2017 dan 2018 mengirimkan mobil pada kelas ICE Urban dengan bahan Bakar Alternatif Ethanol.

Meskipun SEM pernah diadakan 2018 lalu dan SEM 2019 memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini banyak sekali inovasi-inovasi yang baru dari peserta yang sangat kompetitif dan lebih disiplin, katanya.

Dalam SEM Asia 2019, mobil yang ikut serta dalam perlombaan hanya boleh menggunakan tiga jenis sumber energi. Di antaranya Internal Combustion (ICE) atau di Indonesia kita dikenal dengan istilah bahan bakar seperti bensin, solar, dan ethanol.Kedua, sumber energi dari baterai listrik dan yang ketiga, sumber energi dari hydrogen yang berupa gas hydrogen. Di SEM Asia 2019 tidak melihat dari segi kecepatan, melainkan siapa yang terhemat. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Lima Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Mundur, Bobby Nasution Tegaskan Kinerja Utama
Peresmian Fasilitas Polda Sumut dan Peluncuran Bansos Polri, Kajati Harli Siregar Hadiri Kegiatan di Medan
Meriah dan Kompetitif, Turnamen Amal U-15 MAVI Sumut Cetak Bibit Atlet Voli Muda
Dwi Versi Indrajit
Mohammad Saleh Ketua Golkar Jateng, raih gelar doktor hukum dengan predikat Summa Cumlaude
Kapolri Kunker ke Polda Sumut, Kirim 22 Truk Bantuan ke 3 Daerah Terdampak Bencana
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News