Minggu, 15 Februari 2026

Alim Ulama dan Tokoh Agama Ujung Tombak Kesadaran Pentingnya KIA

Administrator - Rabu, 01 Mei 2019 14:13 WIB
Alim Ulama dan Tokoh Agama Ujung Tombak Kesadaran Pentingnya KIA

RANTAUPRAPAT I SUMUT24 Seluruh ALim Ulama dan Tokokoh agama dan serta tokoh masyarakat dari Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Asahan, dan Padang Lawas menyatakan komitmen dan kesiapan untuk menjadi ujung tombak membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak (KIA) untuk mengurangi tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir di daerah masing-masing.

Baca Juga:

Kesatuan tekad itu dituangkan dalam sebuah pernyataan bersama usai lokakarya (workshop) yang difasilitasi USAID-Jalin di Hotel Platinum, Rantauprapat, Selasa (30/4/2019).

Workshop tersebut dihadiri oleh pejabat Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Tim Penggerak PKK, PWI, MUI, NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, tokoh gereja, dan KNPI dari kelima kabupaten Bagian awal, Nasril Lubis dan Toga Nainggolan dari tim USAID-Jalin Regional Sumut memaparkan bahwa tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia, dan Sumut secara khusus, masih relatif tinggi. Di Sumut setiap minggunya ada lima ibu dan 18 bayi baru lahir yang meninggal dunia.

“Persoalan ini hanya bisa diatasi dengan keterlibatan dan kesungguhan semua sektor, tidak terbatas pada sektor kesehatan saja. Satu faktor yang sangat penting adalah membangun kesadaran di kalangan ibu untuk mengetahui hak-haknya, seiring dengan itu, mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat untuk ikut peduli memainkan peran,” kata Nasril.

Akpeserta dalam diskusi juga telah melahirkan berbagai pemikiran dan gagasan, di antaranya perlunya keterlibatan tokoh agama dan masyarakat karena masyarakat Indonesia masih sangat mendengar seruan pemuka agama, serta menjadikannya acuan dan pedoman saat mengambil suatu keputusan.

“Selain itu, tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk tokoh pemuda, memiliki pemahaman yang sangat baik terkait karakter masyarakat yang ada di sekitarnya, serta paham benar bagaimana mengemas dan menyampaikan pesan-pesan tentang KIA secara praktis dan efektif kepada masyarakat,” ujar Nasril kepada para wartawan.

Workshop itu sendiri merupakan bagian dari safari (roadshow) kampanye di lima zona Sumut. untuk mendapatkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan di daerah, hal tersebut juga bertujuan agar mendapatkan gambaran dan penilaian tentang karakteristik persoalan di tiap daerah terkait tingginya tingkat kematian ibu dan anak bayi baru lahir.bebernya (msn)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Lima Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Mundur, Bobby Nasution Tegaskan Kinerja Utama
Peresmian Fasilitas Polda Sumut dan Peluncuran Bansos Polri, Kajati Harli Siregar Hadiri Kegiatan di Medan
Meriah dan Kompetitif, Turnamen Amal U-15 MAVI Sumut Cetak Bibit Atlet Voli Muda
Dwi Versi Indrajit
Mohammad Saleh Ketua Golkar Jateng, raih gelar doktor hukum dengan predikat Summa Cumlaude
Kapolri Kunker ke Polda Sumut, Kirim 22 Truk Bantuan ke 3 Daerah Terdampak Bencana
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News