Sabtu, 14 Februari 2026

DEMA UIN-SU Gelar Seminar Nasional Bertajuk Anti Korupsi, Mahasiswa Jangan Terjebak Politik Praktis  

Administrator - Rabu, 20 Maret 2019 18:53 WIB
DEMA UIN-SU Gelar Seminar Nasional Bertajuk Anti Korupsi, Mahasiswa Jangan Terjebak Politik Praktis   

MEDAN I SUMUT24.co Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggelar Seminar Anti Korupsi dengan thema kegiata n “Pengaruh Politik dan mahasiswa dalam upaya pemberantasan korupsi serta penegakan hukum dan HAM demi terwujudnya Indonesia Maju dan Gemilang” bertempat  di Aula Besar UINSU, Senin (18/3).

Baca Juga:

Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara meminta para Mahasiswa Jangan terjebak dalam lingkaran Politik Pragmatis Paslon 01 dan 02 pada Pilpres 2019, ucap Muhammad Azhari Marpaung selaku Presiden Mahasiswa Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dalam Seminar Nasional tersebut. Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M. Ag. memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Nasional yang diadakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara tersebut dengan menghadirkan Dua Tokoh Nasional yang aktif dalam kegiatan Pemberantasan Korupsi dan Pegiat HAM, yaitu (Dr. Abdullah Hehamahua / mantan Penasehat KPK RI) dan (Haris Azhar / Direktur Lokataru). Prof. Dr. KH. Saidurrahman, M. Ag selaku rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara juga mengucapkan terimakasih sedalam dalam nya atas Kehadiran Perwakilan dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Dr. Firman Halawa) dan dari pihak Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara diwakili AKBP. Jadiaman Sinaga, SH, MH. Rektor juga menyampaikan kegiatan Seminar Nasional tersebut harus rutin dilakukan untuk memberikan Edukasi tentang Pemberantasan Korupsi yang dimulai dari lingkup yang terkecil dan pentingnya penegakan Hukum yang adil demi menuju Indonesia yang lebih baik. Perwakilan dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr. Firman Halawa menyatakan bahwa saat ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga sangat concern dalam menindaklanjuti tiap Laporan Indikasi Korupsi yang ada di Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara juga tengah melakukan pengawasan terhadap penggunaan Dana Anggaran Desa yang ada demi memenuhi harapan dan misi Pemerintah yang mulai membangun dari Desa. Mengamini pernyataan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tersebut AKBP Jadiaman Sinaga, SH, MH yang mewakili Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara juga mengharapkan kerjasamanya dari pihak Mahasiswa agar tidak bosannya memberikan Informasi tentang Indikasi Tindak Pidana Korupsi dan juga agar tetap mengawal dan mensupport Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menegakkan Hukum seadil adilnya.

Mewakili mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Muhammad Azhari Marpaung menyatakan agar mahasiswa selalu kritis dalam setiap hal. Mahasiswa juga harus bersinergi dengan Para Penegak Hukum agar dapat mengawal setiap permasalahan hukum yang ada. Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara meminta para Mahasiswa Jangan terjebak dalam lingkaran Politik Pragmatis Paslon 01 dan 02 pada Pilpres 2019, demikian yang disampaikan oleh Muhammad Azhari Marpaung selaku Presiden Mahasiswa Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dalam Seminar Nasional yang diadakan Oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Azhari juga mempertanyakan kenapa Penegakan Hukum dan HAM serta Pemberantasan Korupsi di Indonesia terkesan disesuaikan dengan kondisi perpolitikan yang ada, yang mana hingga saat ini pemerintah masih belum dapat mengusut tuntas banyaknya Pelanggaran HAM di masa lalu.

Dr. Abdullah Hehamahua yang juga mantan Penasehat KPK RI menyatakan perlunya terobosan terobosan baru dalam memberantasan Korupsi yang ada di Indonesia, mengingat semakin akutnya korupsi di Indonesia dan demi memberikan efek jera kepada pelaku Korupsi. Haris Azhar yang juga Direktur Lokataru juga menambahkan mahasiswa yang merupakan asset bangsa harus memiliki keberanian dan harus memiliki skill untuk mengikuti perkembangan zaman yang semakin berat kedepannya, mahasiswa juga harus dituntut menjunjung tinggi nilai kejujuran dari hal yang paling kecil, dan mahasiswa harus lebih proaktif dalam segala hal demi membantu pemerintahan yang adil dan bersih. Tutup Haris Azhar sekalian menutup seminar nasional yang diadakan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara tersebut.(R/W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolri Kunker ke Polda Sumut, Kirim 22 Truk Bantuan ke 3 Daerah Terdampak Bencana
Dompet Dhuafa Waspada dan RSU Sufina Aziz Perpanjang Kerja Sama di Tahun ke-9
Hari Ini Dibuka: PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Utamakan Kelompok Rentan
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Nyalakan Bara Cinta Tanah Air di Angkola Sangkunur
Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD ke-127 Gelar Penyuluhan Bela Negara di Tapsel
Bersama Rakyat, Satgas TMMD Kodim 0212/Tapsel Tak Hanya Menjaga Negeri, Tapi Juga Menjaga Pangan
komentar
beritaTerbaru