Sabtu, 14 Februari 2026

Pemkab Batubara Berhasil Pulangkan 6 Nelayan Dari Malaysia

Administrator - Rabu, 13 Maret 2019 14:37 WIB
Pemkab Batubara Berhasil Pulangkan 6 Nelayan Dari Malaysia

BATU BARA l SUMUT24 Rahimmuddin, Ridwan, Misri, Zulkifli, Badri dan M Edi, enam nelayan warga Kecamatan Medang Deras, yang ditangkap pihak berwenang Malaysia, akhirnya, Selasa (12/3) tiba dikampung di Kubah Padang Desa Lalang Kecamatan Medang Deras. Seratusan warga dan anggota Masyarakat Nelayan Tradisional Batubara (Mantab) menanti kedatangan keenam nelayan yang dijemput utusan Pemkab Batubara Kadis Sosial Drs Bharumsyah dan H. Darius, SH. Keenam nelayan yang sempat terombang ambing ditengah lautan usai dirompak dilaut itu, diketahui mereka ditangkap pihak berwenang Malaysia karena memasuki perairan Malaysia tanpa ijin, Kamis (17/01). H. Darius, SH yang ditugaskan Bupati Batubara mengurus keenam nelayan Batubara yang ditangkap dan ditahan di Malaysia menceritakan liku liku pembebasan nelayan Batubara. Proses pembebasan keenam nelayan juga diprakarsai Ketua Mantab Sawaluddin Pane yang melaporkan nasib mereka kepada Bupati Batubara Ir Zahir, MAP. Bupati kemudian menugaskan tim untuk melakukan segala upaya guna memulangkan keenam nelayan tersebut balik ke kampung halaman. Sementara mengenai kapal mereka yang masih di tahan di Malaysia, Darius berjanji minggu depan akan mengurus kepulangan kapal tersebut dan membawanya kembali ke Batubara. Kadis Sosial Pemkab Batubara Drs. Bahrumsyah menyampaikan tiga pesan. Pertama, nelayan Batubara yang sempat di tahan telah dipulangkan ke kampung halaman. Kedua bagi keluarga yang selama ini kehilangan suami atau anak telah menerima kembali suami atau anak mereka. Ketiga, apa yang dilakukan Bupati untuk kepentingan masyarakat. “Jangan sampai terjadi lagi dikemudian hari musibah seperti yang dialami 6 nelayan ini. Kita tingkatkan kewaspadaan”,katanya. Kisah memperjuangkan kepulangan keenam nelayan ini menurut Sawaluddin Pane ada sosok yang sejak awal memberi support dan dukungan untuk membebaskan nelayan yang ditahan. Yusriadi Sitorus, sosok muda yang getol memperjuangkan nelayan Batubara, apa yang dilakukannya hanya untuk kepentingan masyarakat terlebih masyarakat nelayan yang sering terpinggirkan. Kepada Kanit Pol Air Unit Markas Tanjung Tiram Ipda E. Sihombing diminta agar memperhatikan nelayan tradisional. “Kalau saja tidak ada pukat trawl mungkin para nelayan tidak sampai ditangkap. Untuk itu tolonglah pak agar pukat trawl jangan beroperasi dipinggir pinggir tapi agak ketengah dikit,” pinta Sawaluddin.

Baca Juga:

Menyahuti permintaan Sawaluddin, Sihombing yang baru bertugas di Batubara menyatakan akan memperjuangkan nelayan tradisional Batubara.

Begitu tiba dilokasi penyambutan, Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang, SH. M. Hum menepungtawari enam nelayan Batubara yang baru kembali dari Malaysia. Diikuti H. Darius, SH, Kapolsek Medang Deras, Kades Lalang, Yusriadi Sitorus, Kanit Pol Air Unit Markas Tanjung Tiram, Ketua Mantab dan tokoh masyarakat Desa Lalang.

Usai tepung tawar, Kapolres memberikan nasi tumpeng kepada keenam nelayan yang baru kembali.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang memanjatkan puji syukur atas kembalinya warga Batubara dari Malaysia. Apresiasi kepada H Darius SH yang gigih mengupayakan pengembalian nelayan ke Batubara atas perintah Bupati.(jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
Tanpa Sebab, Erwin Dianiaya Kakak Beradik Ninok dan Nardi Hingga Bonyok
Sergai Posisi Pertama Luas Panen dan Produksi Padi di Sumut, Darma Wijaya: “Berkat Dukungan Berbagai Pihak”
Wabup Adlin Tambunan Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai
Pemkab Simalungun Ambil Langkah Strategis, Bongkar Gapura Perbatasan Siantar-Saribudolok Demi Kelancaran Lalu Lintas
SATKAMLING Nagori Dolok Maraja Kabupaten Simalungun Terima Penghargaan Terbaik 3 Poldasu
komentar
beritaTerbaru