Sabtu, 14 Februari 2026

Pelantikan Paguyuban Seni Budaya Jawa Satrio Paningit Pujakesuma Sumut Meriah

Administrator - Senin, 11 Maret 2019 15:41 WIB
Pelantikan Paguyuban Seni Budaya Jawa Satrio Paningit Pujakesuma Sumut Meriah

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Pelantikan pengurus Paguyuban Seni Budaya Jawa Pujakesuma Satrio Paningit Sumatera Utara “Dengan tema Bersatu,Rukun,Reket,Regeng,Rumekso” berjalan meriah dan sukses ribuan orang yang memenuhi lokasi dilaksanakan, Minggu (10/3) malam dilapangan bola kaki Marelan pasar.5 Medan.

Acara pelantikan tersebut dimeriahkan pagelaran seni budaya jawa yaitu Wayang kulit,kiprah wayang orang,ludruk campur sari dan Reog.

Terlihat hadir pada acara itu Pembina Paguyuban Pujakesuma Sumatera Utara Irjen Pol.Drs Agus Andrianto.SH.MH beserta rombongan,Ketua Pujakesuma Sumut diwakili Sekretarisnya Suherdi,Ketua DPW Pujakesuma Sumut Eko Sipianto.SE,para sesepuh Pujakesuma Sumut,Kadis Parawisata Pemprovsu,Kapolres Belawan dan seluruh pengurus Paguyuban Seni Budaya Kapubaten/Kota se-Sumatera Utara.

Diantaranya dari Kabupaten Langkat Ketua Noel.SM paguyuban seni budaya jawa Satrio Paningit,Sekretaris Tasrif dan Bendahara Prawito mengerahkan lima puluh (50) orang seni,dalang wayang,kulit,pemain ludruk (ronggeng) Atik pendek yang sangat dibanggakan oleh beliau Pembina Pujakesuma Sumut Irjen Pol.Drs.Agus Andrianto.

M.Ridwan telah resmi dilantik sebagai ketua Paguyuban Seni Budaya Jawa Satrio Paningit Pujakesuma Sumut serta pengurus lainnya oleh ketua DPW Pujakesuma Sumut Eko Supiyanton.SE.

Dalam kesempatan ini M.Ridwan berjaji akan mengembangkan seni budaya jawa yang sudah hampir punah tergerus oleh mkasuknya budaya asing.

Pembina Pujakesuma Sumut Irjen Pol.Drs.Agus Andrianto.SH.MH dalam arahannya pertama mengucapkan selamat kepada pengurus Paguguban Seni Budaya Jawa Satrio Paningit yang baru dilantik.”Beliau mengaku salut dan bangga dengan seni budaya jawa ini,terutama pemain ronggeng ludruk dari Kabupaten Langkat Atik pendek setelah menyaksikan tarian istilah ludruk bapang”.Sedangkan cerita kesenian ludruk Sakera”.

Beliau mengaku saya bukanlah orang yang isme terhadap suku,tapi saya selama bertugas selama 13 tahun di Sumut sebelum menjabat Kapolda,”saya sangat prihatin dengan orang jawa ini ngalahan,terus sudah ngalah ngalih,ngalas,ngamuk,nah sekarang saatnya kita ngamuk,tapi dengan artian ngamuk yang fositif”.Mari kita bersatu orang jawa kalau mau calon Bupati,Gubernur dan walikota sebenarnya bisa,karena orang jawa di Sumut ini banyak dibandingkan suku lain,ucapnya.Kapoldasu Irjen Pol.Drs Agus Andrianto mengajak seluruh masyarakat di Sumut untuk menjaga Kantibmas supaya kondusif.Jangan mudah terpropokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya.Diakhir arahannya beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusifitas Sumatera Utara kedepan.(wit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
Tanpa Sebab, Erwin Dianiaya Kakak Beradik Ninok dan Nardi Hingga Bonyok
Sergai Posisi Pertama Luas Panen dan Produksi Padi di Sumut, Darma Wijaya: “Berkat Dukungan Berbagai Pihak”
Wabup Adlin Tambunan Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Serdang Bedagai
Pemkab Simalungun Ambil Langkah Strategis, Bongkar Gapura Perbatasan Siantar-Saribudolok Demi Kelancaran Lalu Lintas
SATKAMLING Nagori Dolok Maraja Kabupaten Simalungun Terima Penghargaan Terbaik 3 Poldasu
komentar
beritaTerbaru