Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
KARO | SUMUT24 Sekitar 1.683 KK atau sekitar 10.000 jiwa pengungsi korban erupsi gunung Sinabung berasal dari empat desa yakni Desa Berastepu, Kuta Tonggal, Gurukinayan dan Desa Gamber yang rencananya akan direlokasi pada tahap kedua terancam gagal. Lantaran upaya gencar dari pemerintah untuk menetapkan relokasi masih sebatas “janji sorgaâ€.
Baca Juga:
Sebab, sekitar 750 hektar dari 975 hektar lahan relokasi yang diusulkan ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk relokasi tahap kedua hingga kini belum ada titik terang. Sebab sebagian lahan yang berada di Siosar diklaim sebagai kepemilikan Desa Sukamaju.
Atas rencana pemkab tersebut warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tigapanah sangat keberatan dan telah melayangkan surat sanggahan ke Gubsu agar mempending semua urusan sepihak beberapa oknum pejabat Pemkab Karo yang terbukti berupaya menggelapkan tanah milik masyarakat.
“Di mana pun kalau namanya kawasan hutan negara tidak pernah diotonomikan. Itu wewenang pemerintah pusat, yaitu Departemen Kehutanan. Kalau ada penyalahgunaan tentang hutan negara, keberatan atau tidak senang atas segala sesuatu tentang hutan negara, silakan koordinasikan ke Menteri Kehutanan. Tidak pas kalau hanya ke Dinas Kehutanan Pemkab Karo atau Dinas Kehutanan Sumut atau pun ke Gubernur Sumut. Layaknya, hanya ke Menteri Kehutanan RI yang mengambil keputusannya,†papar Kadis Kehutanan Karo Ir Martin Sitepu di ruang kerjanya, Rabu (17/2).
Namun perlu dijelaskan, wacana atau rencana yang Pemkab Karo mengusulkan ke Menteri Kehutanan RI melalui Gubsu di Medan seluas sekitar 750 hektar dimohonkan menjadi daerah relokasi warga tiga desa terkena erupsi Sinabung bahwa, lokasi seluas 250 hektar sebelumnya terbentuk dalam kawasan inliving perluasan hutan Siosar 2000 hektar.
Kemudian, Pemkab Karo mengusulkan kepada Menteri Kehutanan RI untuk lokasi Agropolitan semasa Bupati Karo Sinar Perangin-angin untuk etalase 7 kabupaten di Sumut.
Atas usulan tersebut, Menhut menyetujui permohonan Pemkab Karo melalui SK Menteri Kehutanan No. 44/Menhut-II/2005 seluas 250 ha untuk dialihkan menjadi areal penggunaan lain (APL) yang peruntukannya sebagai lokasi Agropolitan. Namun karena program Agropolitan terkendala sehingga dialihkan rencana penggunaannya menjadi relokasi pemukiman masyarakat Desa Sukameriah, Bekerah dan Simacem yang harus dipindahkan karena berada di daerah zona merah paling dekat dan paling rawan kena erupsi Sinabung.
Sebab, sesuai hasil rapat gabungan pimpinan Pemkab Karo dan seluruh pimpinan SKPD Setdakab Karo yang saat itu Ir Sucipto memimpin Dinas Kehutanan, Maret 2014 lalu, menyimpulkan tambahan lokasi di luar kawasan pemukiman yang diperkirakan 300 hektar. Sehingga dibutuhkan areal pertanian warga yang direlokasi sekitar 450 hektar di kawasan hutan Produksi Siosar Register Sibuaten III/K. Dan perlu diketahui bahwa kawasan hutan negara produksi Siosar telah ditatabatas dan dikukuhkan oleh Menteri Kehutanan RI dengan luas sekitar 2000 hektar sekitar tahun 1990-an.
“Jadi dengan penjelasan ini, semua pihak, dapat memaklumi. Tidak ada niat buruk Pemkab Karo khususnya Dinas Kehutanan Karo untuk menyerobot tanah milik masyarakat dengan semena-mena. Kami juga mengharapkan, agar kawasan hutan negara Siosar, terutama kawasan yang direncanakan menjadi relokasi warga terkena erupsi Sinabung jangan “dimafiakan†dengan berbagai dalih sebagai kepemilikan pribadi atau pun dalih kepemilikan masyarakat desa,â€sebutnya.(tepu)
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota