Empat Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Perjudian, 62 Tersangka Diamankan
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Tebingtinggi|SUMUT24
Baca Juga:
- Empat Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Perjudian, 62 Tersangka Diamankan
- Waketum PKB Ida Fauziyah Kukuhkan Kepengurusan DPW PKB Sumut, PKB Kawal Demokrasi dan Pembangunan SDM
- Digerebek di Jalan Sisingamangaraja, Pria 51 Tahun Ditangkap dengan 54 Gram Ganja oleh Polres Padangsidimpuan
Sebanyak 50 orang warga Tebingtinggi mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Pengembangan Disain Batik Kota Tebingtinggi yang diggelar pemerintah kota setempat selama dua hari 9 hingga 11 Mei 2018 (Rabu dan Jumat) bertempat di Hotel Amanda Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
Kegiatan itu menghadirkan nara sumber Ny Popy Syahfitri (Direktur Executif Ekonomi Kreatif) dan dibuka secara resmi Anggota DPR-RI dr Sofyan Tan dan dihadiri Wali Kota Tebingtingi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan.
Dalam bimbtek itu, Direktur Executif Ekonomi Kreatif Ny Syahfitri mengajak pengrajin batik Tebingtinggi untuk lebih banyak berlatih, sehingga nantinya dapat mampu menghasilkan karya batik yang luar biasa dari Kota Tebingtinggi.
“Bekerja dan berkarya itu harus dilakukan pengrajin Tebingtinggi dengan hati dan cinta, sehingga nanti hasil karyanya mampu menghasilkan karya batik yang luar biasa dari Kota Tebingtinggi,†ujar Popy Syahfitri sembari mengatakan siap untuk membantu memasarkan batik buatan Tebingtinggi.
Sementara itu, dr Sofyan Tan dalam sambutannya manyampaikan bahwa sesuai dengan keinginan masyarakat Tebingtinggi yang disampaikan wali kota kepadanya dan keinginan masyarakat Tebingtinggi untuk membatik dapat terpenuhi.
â€Saya bersama ibu Popy yang ahli tenaga batik datang ke Tebingtinggi untuk memenuhi janji saya kepada Wali Kota dan masyarakat Tebingtinggi,†ujar Sofyan Tan.
Dikatakanya, dengan bermodalkan jujur, inspiratif, tulus, universal (Jitu) dan fokus serta komitmen, produk-produk hasil karya warga Tebingtinggi termasuk batiknya akan mampu menjadi penghasil devisa buat negara dan terpenting bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Tebingtinggi dalam sambutannya mengakui bahwa pengrajin batik Tebingtinggi masih miskin wawasan, kreatifitas dan motif-motif batik meskipun sudah ada ciri khas sendiri, namun masih perlu dikembangkan lagi.
Untuk itu wali kota berharap adanya kerja sama dengan Bekraf mengembangkan batik Tebingtinggi dan sekaligus mendukung program pembangunan Tebing Tinggi menjadi kota jasa perdagangan.
â€Saya harapkan pelatihan ini tidak hanya kali ini saja dilakukan Bekraf pada pengrajin batik Tebingtinggi dan dapat terus berlanjut kedepannya,†harap Umar Zunaidi. (TAV)
Medan sumut24.co Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka dalam periode 9 Oktober
Hukum
Waketum PKB Ida Fauziyah Kukuhkan Kepengurusan DPW PKB Sumut, PKB Kawal Demokrasi dan Pembangunan SDM
kota
Digerebek di Jalan Sisingamangaraja, Pria 51 Tahun Ditangkap dengan 54 Gram Ganja oleh Polres Padangsidimpuan
kota
RKPD 2027 Paluta Digeber! Bupati Reski Basyah Gaspol Bangun SDM Unggul dan Ekonomi Inklusif
kota
Arus Kembali Normal! Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Kawal Pembukaan Jembatan Batang Angkola
kota
Generasi Emas Harus Bersih! Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Suntikkan Kesadaran Anti Narkoba di Sangkunur
kota
Perang Total Lawan Narkoba!&rdquo Dansatgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Tegaskan Generasi Muda Harus Diselamatkan
kota
Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Tohong Pangondian Harahap Resmi Pimpin PMI Paluta 2026&ndash2031
kota
Di Balik Seragam Loreng, Tersimpan Tawa Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Sulap Lapangan Sarasi Jadi Panggung Kebahagiaan Anak Sangkunur
kota
Satgas TMMD ke127 Bermain Bola Bersama Anakanak di Sangkunur, Dandim 0212/TS Kebersamaan Adalah Kekuatan
kota