Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
Serdang Bedagai | Sumut24
Baca Juga:
Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Safarwin Siregar terancam akan dijemput paksa oleh pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sei Rampah. Pasalnya tersangka kasus dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Pengolah Sampah Organik tahun 2012 tersebut sudah 2 kali mangkir dalam pemanggilan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sei Rampah Erwin Panjaitan SH mengatakan akan melakukan pemanggilan paksa terhadap tersangka yakni Kepala KLH Sergai. Hal itu dilakukan pihaknya karena dianggap tersangka tidak koperatif, dan sudah 2 kali dilayang surat pemanggilan terhadap tersangka tidak mau dihadiri dengan alasan sakit.â€Jika surat pemanggilan ketiga nanti tersangka tidak mau menghadirinya maka pihak kejaksaan akan melakukan pemanggilan paksaâ€ungkap Kajari Erwin Panjaitan SH.
Menurutnya, pemanggilan paksa yang akan dilakukan itu dikarenakan pada pemanggilan pertama, kamis (28/1) tersangka gagal diperiksa dikarenakan sakit. hal itu dibuktikan dengan surat keterangan sakit dari Poliklinik Dharma yang beralamat di jalan Brigjen Katamso Medan. Dan pada pemanggilan kedua, senin (1/2) tersangka juga kembali gagal diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sei Rampah, senin (1/2) dengan alasan yang sama. Pada panggilan yang kedua ini Kepala KLH kembali melayangkan surat keterangan sakit dari Rumah Sakit Martha Friska Medan.
“Dalam surat tersebut, Kepala KLH Sergai dinyatakan Opname dirumah sakit Martha Friska Medan sejak tanggal 31 januari 2016. Dalam surat itu juga disebutkan bahwa Safarwin didiagnos menderita Tension Headache+Dyspepsia,  sehingga dirinya tidak bisa memenuhi panggilan pihak kejaksaanâ€ucapnya.
Kajari Sei Rampah mengatakan, pemanggilan terhadap Kepala KLH tersebut merupakan panggilan kedua setelah kasusnya dinyatakan P-21 (lengkap) oleh penyidik. dan jika pada pemanggilan yang ketiga juga tidak dihadirinya maka dilakukan penjemputan paksa terhadap tersangka. Namun begitu pihaknya tetap akan melayangkan surat pemanggilan yang ketiga terhadap tersangka.â€Jadwal untuk surat pemanggilan tersangka yang ketiga sudah kita persiapkanâ€ujarnya.
Seperti diketahui dalam kasus ini, Kepala KLH Kabupaten Sergai ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik Kejari Sei Rampah karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terhadap pengadaan Mesin Pengolah Sampah Organik sebesar Rp 660 juta pada tahun 2012 lalu. Dalam pengerjaan itu terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 452 juta sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak BPKP.(BDI)
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota