Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
News
MEDAN I Sumut24.co
Baca Juga:
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengajak PKK Kabupaten/Kota se-Sumut untuk membantu pemerintah daerah menyukseskan kembali Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran kedua yang akan berlangsung 15 Mei 2023 mendatang.
“Pastikan semua anak-anak usia 0-59 bulan yang mendapatkan tetes vaksin novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) putaran pertama harus juga mendapatkan tetes vaksin nOPV2 di putaran kedua,” ucap Nawal Lubis, melalui zoom meeting pada evaluasi Sub PIN Polio putaran pertama dan penguatan advokasi Sosialisasi Sub PIN Polio Putaran ke dua di Pemprov Sumut di Hall Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (14/4).
Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Sumut, Ketua TP PKK se-Sumut, Kapolres dan Kodim Kabupaten/Kota se-Sumut, Kepala Dinas PMD dan PPPA se-Sumut, Ketua Himpaudi dan Kader Posyandu.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, pelaksanaan Sub PIN Polio putaran pertama dari total sasaran anak 0 – 59 tahun sebanyak 1.346.655 anak, telah tercapai 1.261.531 anak yang mendapat imunisasi polio atau sebesar 94% dari target 95%. Artinya masih ada sekitar 81.559 belum mendapatkan tetes vaksin polio putaran pertama untuk mencapai 95%.
Untuk itu, Nawal berpesan kepada PKK Kabupaten/Kota agar terus membantu cakupan imunisasi polio, terutama kabupaten/kota yang cakupan imunisasinya belum 95%, seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Karo, Labusel, Kota Gunungsitoli, Nias, Nias Barat, dan Nias Utara.
“PKK melalui wisma sebagai ujung tombak, ayok ibu-ibu para kader Posyandu, kita cari dan data anak-anak yang belum diimunisasi untuk segera diimunisasi, ini hak anak Indonesia,†ujar Nawal Lubis.
Apresiasi juga disampaikan Nawal Lubis kepada 25 Kabupaten/Kota yang telah mencakup 95%, bahkan lebih seperti Kabupaten Mandailing Natal 191,6%, Pakpak Bharat 101,6%, Padanglawas 101,3%, Labuhanbatu Utara 99,4%, Kota Binjai 97,9%, Kota Medan 96,9%, Batubara 96,7%, Padanglawas Utara 96,5%.
“Terima kasih kepada semua dukungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, kecamatan, kelurahan, desa, serta peran aktif PKK dan kader Posyandu untuk suksesnya Sub PIN Polio putaran pertama di Sumut, saya berharap kerja sama yang baik ini tetap dilanjutkan untuk kesuksesan Sub PIN Polio Putaran ke dua di Sumut,”ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, secara manual angka capaian imunisasi di Sumut sudah cukup tinggi, namun belum semuanya masuk di aplikasi Sehat Indonesia Ku (ASIK) Kemenkes RI.
“Secara manual Sumut sudah tinggi mencapi 94,0% tapi yang tercatat di aplikasi Asik Kemenkes baru 74,6%,” jelasnya.
Untuk itu, Alwi berharap, petugas Kabupaten/Kota yang menangani pelaporan capai imunisasi Sub PIN polio putaran pertama untuk segera melengkapi laporan di aplikasi Asik, sehingga bisa mendorong ketertinggalan capaian imunisasi sebesar 95%, dan juga sebagai bahan evaluasi Sub PIN putaran kedua.red
Pakar Hukum Universitas Ekasakti Soroti Konsekuensi Putusan MK, DPR Jadi Perhatian Publik
News
Kabar Baik! Pemkab Palas Perjuangkan Hak Tanah Masyarakat, PPTKH Disetujui Seluas 1.897,89 Hektare
News
Bupati Gus Irawan Desak Huntap Tapsel Dipercepat Jangan Biarkan Warga Korban Bencana Terus Menunggu!
News
Padanglawas Utara sumut24.co Pembangunan jembatan beton di Desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, terus dik
News
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya
News
Osriel Limbong Polemik Kesetaraan Ijazah Gibran Bisa Menjadi Pintu Masuk Hak Angket DPR, Peta Politik 2029 Dipertaruhkan
News
Operasi SIKAT TOBA 2026, Polresta Deli Serdang Ungkap 100 Target dan 34 Kasus Kejahatan
News
Wagub Sumut Minta Percepatan Huntap PascabencanaDiiringi Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Umum
News
MEMADATKAN JARAK, MENGHADIRKAN NEGARA
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kabar mengganggu ketenangan mencuat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Balai, Hal tersebut ber
News