Jumat, 13 Februari 2026

Ketua DPRD Labusel Imbau Pemkab Sikapi Peredaran Vaksin Palsu

Administrator - Selasa, 26 Juli 2016 09:13 WIB
Ketua DPRD Labusel Imbau Pemkab Sikapi Peredaran Vaksin Palsu

KOTAPINANG | SUMUT24 Ketua DPRD Labusel H Edimin menghimbau agar Pemkab segera menyikapi peredaran vaksin palsu dan memberi ketenangan di masyarakat. Hal ini sangat penting karena masyarakat tidak tahu sejauhmana tentang vaksin ini.

Baca Juga:

Dinas kesehatan selaku pelaksanan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Labusel seharusnya membuka akses dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sampaikan ke masyarkat bahwa vaksin palsu ada atau tidak di wilayah ini, sehingga masyarakat tenang,” paparnya.

Himbauan Ketua DPRD Labusel itu juga senada dengan harapan Jaffar Sidik  ketua Partai Bulan Bintang Labusel. Bahkan Jaffar berharap lebih jauh dilakukan penyelidikan, dikarenakan ini sudah merupakan ancaman serius dan tindak pidana.

“Masalah pendistriusian vaksin, dinas kesehatan turun ke lapangan dan bila ditemukan lapor ke pihak berwenang,” saran mantan anggota dewan itu Sabtu (23/7).

Menanggapi himbuau tersebut, Dinas Kesehatan melalui Kepala bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) dr M Fernando Manik menjelaskan, wilayah kerja mereka (Labusel) terbebas dari vaksin palsu. Distribusi vaksi di semua rumah sakit umum dan swasta berasal dari dinas kesehatan yang didapat dari Kementerian Kesehatan. Dan sudah dengan tertata baik.

“Vaksin yang ada di Labusel aman, dan vaksin itu yang berasal dari kementerian kesehatan,” ungkap Manik.(NM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Melestarikan Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tanjung Beringin Semarakkan Gebyar Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
Nelayan Pesisir Pantai Bedagai Gelar Isra’ Mi’raj, 400 Anak Yatim Menerima Santunan
PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
komentar
beritaTerbaru