PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai) terus mendalami kasus dugaan Mark’up pada proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi sebesar Rp 2.158.000.000,- yang dikerjakan oleh CV Vidia pada tahun 2015 lalu.
Jika sebelumnya tim penyidik dari Kejari turun langsung untuk mengecek kelapangan, kali ini pihak Kejari Sergai akan mendatangkan tim ahli dari Fakultas Tehnik Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengecek langsung hasil pekerjaan tersebut.
“Tim ahli dari Fakultas Tehnik USU sudah kita hubungi, mudah mudahan dalam waktu dekat mereka bisa datangâ€kata Kasipidsus Kejari Sergai Teddy Lajuardi SH diruang kerjanya, senin (18/7).
Teddy juga mengatakan, selain mendatangkan tim ahli dari USU, pihak Kejari Sergai juga akan menyurati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan perhitungan atas pekerjaan peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Sukajadi sepanjang 1500 meter yang bersumber dari dana APBD tahun 2015 di Dinas Binamarga Sergai.
“Semua sudah kita persiapkan, tinggal menunggu waktunya saja. Saat ini datanya masih dipelajari dan belum dapat disimpulkan dengan cepatâ€ucapnya.
Menurut Teddy, tim yang akan diturunkan oleh pihak Kejari Sergai tidak bisa diekspos ke publik karena sifatnya masih tertutup dan rahasia. Sebab dikhawatirkan akan mengganggu tim yang nantinya akan bekerja dilapangan dalam mengumpulkan data data dan informasi terkait proyek tersebut.
Lebih lanjut dikatakan Teddy, jika nantinya tim menemukan adanya dugaan indikasi penyimpangan serta unsur melawan hukum dalam proses Puldata dan Pulbaket tersebut, tidak menutup kemungkinan kasus tersebut akan ditingkatkan ke penyidikan.
“Jika nantinya ada indikasi melawan hukum yang kita temukan, pasti kita akan naikkan ke penyidikanâ€ujar Kasipidsus.
Berdasarkan informasi, pekerjaan peningkatan jalan dari Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi tersebut dikerjakan oleh CV Vidia dengan anggaran sebesar Rp 2.158.000.000,-. Pekerjaan dari Dinas Binamarga Kabupaten Sergai tersebut dikerjakan pada tahun 2015 lalu dengan panjang 1500 meter.
Dari hasil investigasi dilapangan proyek tersebut diduga terindikasi Mark’up pada ketebalan hotmix yang seharusnya 4 centimeter namun dilapangan hanya 2 centimeter.(Bdi)
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
kota
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 202
kota
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
kota
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
kota
Medan sumut24.co Polrestabes Medan membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan jaringan pelaku d
Hukum
Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan
News