Jumat, 13 Februari 2026

Jalan Hotmix Mbal-mbal Petarum Lau baleng Rusak Bahkan Tertimbun Tanah Pegunungan

Administrator - Selasa, 19 Juli 2016 08:59 WIB
Jalan Hotmix Mbal-mbal Petarum Lau baleng Rusak Bahkan Tertimbun Tanah Pegunungan
Lau Baleng / SUMUT24              Jalan ke Desa Mbal-mbal Petarum Kecamatan Lau Baleng Karo rusak bahkan sebagian jalan tersebut telah tertimbun tanah dari pegunungan sehingga pada saat hujan jalan menjadi  berlumpur bahkan menjadi Licin. Sementara ruas badan jalan Mbal mbal  Petarum persisnya 1 Km dari jalan nasional di Desa Perbulan  yang baru beberapa tahun lalu di hotmix kini telah mengalami kerusakan akibat sungai Lau Perbulan sering meluap sehingga badan jalan sudah amat  rusak lebih kurang  sepanjang 1 Km. Menurut pantauan Wartawan, Minggu (17/7) di sepanjang Jalan ke Mbal-mbal Petarum mulai dari jalan sisi sungai Lau Perbulan hingga Desa Petarum Kecamatan Lau Baleng kondisinya sangat memprihatinkan, jalan yang sudah di hotmix sudah rusak akibat sungai Lau Perbulan telah mengalami pendangkalan sehingga setiap kali hujan turun air sungai meluap ke bahu jalan membawa batu-batuan dan lumpur dan diduga perencanaan proyek jalan ini sangat dangkal dari segi tehnisnya. . Selain itu kondisi jalan banyak yang tertutup tanah sehingga keadaan jalan bergelombang. Saat musim kering berdebu dan saat musim penghujan jalan penuh lumpur. seperti yang disampaikan Sukat Milala (46) warga Desa Mbal-Mba Petarum Lau Baleng kepada wartawan saat ditemui disela-sela pemantauan, “hampir disepanjang jalan di depan pekarangan rumah warga jalan tertutup tanah yang dating dari pegunungan yang tidak jauh dari pemukiman warga, sehingga apabila hujan datang jalan licin dan berkubangan”, ujar Sukat dgn miris.  Hal senada juga disampaikan Pengamat social masyarakat Karo dari Kompak Pers Karo, B Kurnia Pargaulan P kepada wartawan ditempat terpisah, sangat menyayangkan adanya kwalitas proyek dari Pemkab Karo yang sangat rendah mutu atau kwalitasnya, atau hal ini bisa saja disebut perencanaan yang tidak matang dari segi tehniskonstruksi, sehingga hal ini diharapkan menjadi perhatian Bupati Karo atau wakil Bupati Karo dalam komitmennya membangun Bumi Turang Tanah Karo Simalem ini. Hal ini disebabkan lereng gunung yang persisnya dibelakang pemukiman warga dulunya ditanami pohon kemiri namun sekarang dilakukan rotasi tanaman dengan jagung sehingga apabila hujan turun terjadi erosi yang membawa lumpur sampai ke arah jalan. “Kami sangat khawatir jalan ke Mbal-mbal Petarum ini akan terputus apabila sungai Lau Perbulan tidak dinormalisasi kembali, sebab sungai Lau Perbulan sudah dangkal sehingga pada saat hujan tiba air sungai meluap sampai ke badan jalan”, ujarnya. Untuk itu Pemkab Karo harus segera mengatasi kondisi jalan tersebut dengan melakukan upaya pengorekan sungai hingga ke parik Lau Rambong dan membersihkan ruas badan jalan yang tertimbunan tanah, harap Sukat(LIN)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
komentar
beritaTerbaru