Jumat, 13 Februari 2026

Disinyalir Jatah Dewan Proyek Infrastruktur Dinas Pertanian tak Tepat Sasaran

Administrator - Jumat, 15 Juli 2016 08:05 WIB
Disinyalir Jatah Dewan Proyek Infrastruktur Dinas Pertanian tak Tepat Sasaran

Simalungun I Sumut 24 Pelaksanaa pekerjaan penyiapan badan jalan dan telpon sepanjang 115×2,5 m dan pengecoran plat beton 70 meter lokasi Nagori Marjandi Pisang Kecamatan Panambean Pane dengan dana Rp 137 juta sumber dana bagi hasil APBD 2016, mubazir. Proyek Dinas Pertanian yang dikerjakan kontraktor CV Putri Mandiri dinilai beberapa kalangan tidak tepat sasaran dan asal ditempatkan tanpa memperhatikan usulan dari warga sehingga anggaran tersebut Mubazir. Penjelasan tersebut atas pengakuan salah satu warga H. Sijabat dan juga hasil investigasi Laskar anti Korupsi Lambok Tampubolon Kamis (14/7). Kru koran ini yang sengaja dipanggil untuk melihat lokasi pekerjaan, dimana saat itu pelaksana dan tukang masih dalam tahap pengukuran dan permukaan tanah sudah diratakan dengan alat berat. ” Kami tidak tau apa kegunaan jalan ini sebab tidak ada lagi pemukiman, lahan sawah pun hanya 5 ha. Kalaupun panen hasil diangkut ke sebelah jalan dan dekat, jadi proyek ini sebagai pemberangusan uang negara alias mubazir,” sebutnya. Ditanya lagi apakah ada kepentingan dari salah satu anggota Dewan dari Partai Demokrat yang disebut sebut jatahnya dalam rangka pengusulan dari konstituen, jawabnya,”Saya tidak tau persis karena saya hanya seorang petani cuman kami kesal cara pengerjaannya ini asal main timbun karena dibawah timbunan tanah ini kayu besar sehingga memicu jalan dibangun nantinya cepat roboh,” ujarnya. Sementara Laskar anti korupsi (LAKi).Lambok Tampubolon yang langsung melihat kondisi perataan permukaan tanah mengatakan proyek tersebut asal ditempatkan tidak dilakukan Survei dan Monitoring dimana dalam papan informasi proyek tersebut dari dinas pertanian dengan judul pekerjaan belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat serta peningkatan infrastruktur pertanian ternyata judul pekerjaa tersebut tidak sesuai dengan dilapangan yakni dengan adanya pembangunan ini akan menopang lancarnya kegiatan pertanian. ” Kalau saya melihat kegiatan ini termasuk dipaksakan, dan kemungkinan ada unsur kepentingan dimana ada issu beberapa anggota DPRD Simalungun ” main proyek” dengan dalih usulan konstituen inilah yang buat rusak,”ujar dan seraya berjanji akan memantau pelaksanaan pekerjaan tersebut yang disebut- sebut jatah DPRD dari Partai Demokrat yang tinggal di Desa Panambean tersebut dan bila dilakukan penyimpangan dalam konstruksi akan segera melaporkan ke aparat hukum,”sebutnya. Sementara Ir Diben Simbolon ketika dikonfirmasi tentang pembangunan jalan setapak untuk peningkatan infrastruktur pertanian mengatakan, bila benar kontraktornya melakukan pemerataan sembarangan dengan tumbangan kayu asal ditimbun tanpa menyisingkan kayu-kayu besar terlebih dulu akan ditegur dan suruh pekerjaan tersebut diulangi, ujarnya. (LP)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan Dari Sektor Reklame, Ini Kata Riza
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
komentar
beritaTerbaru