Kamis, 12 Februari 2026

Pemkab Deliserdang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Administrator - Kamis, 23 Juni 2016 08:50 WIB
Pemkab Deliserdang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

LUBUK PAKAM | SUMUT24

Baca Juga:

Pengetahuan dan pemahaman serta membaca Al-Quran dengan baik dan benar harus terus kita tingkatkan dengan memperbanyak pendidikan Al-Quran sejak usia dini. Momentum peringatan Nuzul Quran harus kita jadikan motivasi untuk terus belajar memahami, menghayati serta mencintai Al-Quran sehingga pada gilirannya nanti akan muncul generasi muda yang relegius sejalan dengan Visi pembangunan Deliserdang.

Hal itu dikemukakan Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan pada peringatan Nuzulul Qur’an 1437 H, yang dilaksanakan di Masjid Silaturrahim Gg Darmo Desa Bangun Sari Tanjung Morawa, Kemarin malam, yang diawali penyerahan bingkisan kepada 110 remaja yang khataman Alqur’an, Buka Puasa Bersama, Sholat Maghrib, Isya dan Taraweh berjamaah.

Upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Quran tidak boleh berhenti harus terus berlanjut. Karenanya, peringatan Nuzulul Qur’an jangan hanya bersifat seremonial saja harus dapat meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah tengah masyarakat.

Melalui uraian Hikmah Nuzulul Qur’an yang disampaikan Al-Ustadz H. Sugeng Wanto MA kita nantinya akan semakin lebih mengerti dan yakin bahwa Al-Qur’an adalah sumber peradaban umat manusia sepanjang zaman. Al-Quran juga berisi petunjuk bagi umat manusia, menjadi sumber inspirasi serta sumber nilai pembangunan sosial yang bersifat universal.

Keagungan Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai pijakan dalam penyelenggaraan pembangunan. Pada hakekatnya seluruh ayat yang tertuang dalam kitab suci Al-Quran ditujukan untuk menjadikan umat Islam mampu tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang maju dan relegius.

Untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan relegius salah satu kuncinya adalah meningkatkan pembangunan pada sektor pendidikan, sebagaimana kita ketahui ayat Al-Qur’an yang turun pertama kali yang tertuang dalam surat Al-Alaq ayat 1-5 mengandung perintah kepada umat manusia untuk membaca “IQRA” (perintah untuk belajar). Kita mengetahui bahwa membaca adalah proses awal pencairan ilmu pengetahuan.

Membaca menjadi pembuka pintu gerbang pengembangan cakrawala, penguasaan ilmu dan teknologi. Kegiatan membaca adalah merupakan proses penting dalam pendidikan dan merupakan awal dari terbangunnya sebuah peradaban.

Pada kesempatan itu, Al-Ustadz H Sugeng Wanto MA dalam ceramahnya yang terkadang diselingi guyon dengan bernas menguraikan hikmah Nuzulul Qur’an. Bersama Bupati H Ashari Tambunan juga hadir Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Unsur FKPD, Ketua TP-PKK Ny Yunita Ashari Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Asdiana Zainuddin Mars, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny Hj Titienk Asrin Naim, Sekdakab Drs H Asrin Naim, Para Staf Ahli, Asisten, sejumlah pemuka agama, pimpinanan SKPD serta para camat. (ade)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
komentar
beritaTerbaru