Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Termas de Rio Hondo – SUMUT24
Baca Juga:
- Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
- Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
- Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
Valentino Rossi marah besar setelah dijatuhkan oleh Marc Marquez dalam balapan MotoGP Argentina. Rossi bahkan menyebut Marquez sudah menghancurkan MotoGP dengan tindakan-tindakan sembrononya.
Rossi pantas marah dengan tindakan Marquez dalam balapan di sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin (9/4/2018) dinihari WIB. Pebalap Movistar Yamaha itu sebenarnya punya peluang besar untuk meraih poin, tapi peluang itu musnah gara-gara manuver Marquez.
Saat balapan menyisakan empat putaran, kedua pebalap tengah berebut posisi keenam. Marquez mencoba untuk melewati Rossi di Turn 13 dari sisi dalam, tapi menyenggol pebalap Italia itu hingga melebar ke area rumput. Rossi pun terjatuh dan memperlihatkan reaksi marah, sedangkan Marquez terus melaju meski sempat memperlihatkan gestur minta maaf.
Rossi memang masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian tersebut. Tapi, dia kehilangan banyak posisi dan akhirnya cuma finis di posisi ke-19.
Sementara itu, Marquez yang finis di posisi kelima dihukum penalti 30 detik akibat “mengendara dengan sembrono” dalam insiden dengan Rossi. Penalti itu membuatnya melorot ke posisi ke-18.
“Ini adalah situasi yang sangat buruk, karena dia menghancurkan olahraga kami, karena dia tak punya sedikit pun respek untuk para rivalnya, tak pernah,” kata Rossi seusai balapan.
“Ketika Anda melaju 300 km/jam di atas trek, Anda harus punya respek untuk rival Anda, Anda harus kuat, Anda harus berusaha maksimal, tapi kalau berbuat seperti itu sudah berlebihan,” tambahnya seperti dikutip Autosport.
Seusai balapan, Marquez sebenarnya langsung mendatangi garasi Yamaha dengan maksud meminta maaf kepada Rossi. Namun, dia dicegah oleh tangan kanan Rossi, Uccio Salucci.
Senggolan dengan Rossi bukan satu-satunya insiden Marquez di Argentina. Pebalap Repsol Honda itu sebelumnya menyenggol Aleix Espargaro. Untungnya, Espargaro tak sampai terjatuh. Akibat senggolan dengan Espargaro, Marquez dikenai hukuman berupa turun satu posisi dalam balapan. (red)
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 202
kota
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
kota
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
kota
Medan sumut24.co Polrestabes Medan membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan jaringan pelaku d
Hukum
Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan
News
Tapanuli Tengah sumut24.co Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pembangunan Jembatan Armco tit
News
UNPAB Gelar International Conference 2026, Perkuat Strategi Lintas Sektor Menuju Pencapaian SDGs Global
kota
Medan sumut24.co Sidang Pra Peradilan (Prapid) jilid II kasus penganiyaan dan pengeroyokan beragendakan alat bukti dan keterangan saksiaa
Hukum
Medan, Sumut24.co Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Utara Abdullah Noer Denny, SH., MH mewakili Kajati Sumut memimpin pe
News