Kamis, 12 Februari 2026

Pecatur Gayo "Lut" Wakili Aceh Ke Open Internasional di Malaysia

Administrator - Jumat, 05 Agustus 2022 01:39 WIB
Pecatur Gayo
Takengon-Sumut24.co Pecatur binaan KONI Aceh asal Aceh Tengah, Irwandi MN (Master Nasional) dalam waktu dekat akan dikirim Pengprov Percasi Aceh untuk mengikuti try out persiapan  PON XXI/ 2024 di Negeri Jiran Malaysia. Selain Irwandi MN, di open catur internasional tersebut,  Pengprov Percasi Aceh juga menerjunkan 3 atlet lainnya yang tergabung dalam tim Pelatda (Pelatihan Daerah) PON Aceh-Sumut 2024 yakni; Zulkhairi MF (Fide Master), Sarmadoli MN,dan Hunter Chalid. Ditambah, Dian Maulana merupakan pelatih tim  Pelatda catur Aceh. Ketua Umum Pengprov Percasi Aceh H. Ihsanuddin MZ, SE. MM, dalam siaran persnya, Kamis (4/8) mengatakan,  pengiriman ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan try out tim catur Pelatda  PON XXI/ 2024 Aceh – Sumut. Menurutnya, empat atlet catur dan satu orang pelatih nantinya akan berada di Malaysia selama satu bulan penuh. “Kita berharap kesempatan yang diberikan ini dapat dijadikan ajang menguji kemampuan para atlet. Mereka sudah mengikuti pelatihan yang diprogramkan KONI Aceh sejak bulan April lalu.” “Dan kami harapkan semoga nanti, dari uji tanding di Malaysia ini para atlet bisa meraih prestasi dan penimba pengalaman terbaiknya sebelum menatap PON 2024,” kata Ihsanuddin. Dilanjurkannta, keempat atlet catur Aceh ini juga akan terjun dalam sejumlah event kejuaraan bertaraf international maupun regional yang digelar di Malaysia. Diantara event paling bergengsi yang diikuti adalah Kejuaraan Malaysia Open dimana para pesertanya bergelar Grand Master (GM) yang berasal dari sejumlah negara peserta yang ambil bagian. Terpisah, Ketua Percasi Aceh Tengah, Pijas Visara ST, menyampaikan keikutsertaaan seorang atlet catur dari Aceh Tengah ke open internasional di Malaysia hendaknya  menjadi motifasi bagi atlet Gayo “Lut” khususnya untuk terus berupaya mengejar prestasi ke depannya. “Ini kesempatan bagi Irwandi untuk mengikuti event catur berskala internasional. Sejak 2001 ia telah menyandang gelar master nasional (MN). Semoga kali ini ia dapat bermain baik, sehingga dapat menambah elo rating catur dan meningkatkan gelar, minimal fide master di Aceh sebagaimana MF Hendrik dan MF Zulkhairi asal Kota Banda Aceh,” sebut Pijas Visara.(Erwin.s.a.r)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Rakorpem di Tanjungbalai Utara, Wali Kota Mahyaruddin Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bahas Program MBR, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Pembangunan 166 Unit Rumah
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Momentum HPN ke-80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru