MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Juwita Niza Wazni, pewushu yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini menjadi yang terbaik di nomor gabungan Nanquan/Nan Gun setelah meraih total nilai 19.08.
Total poin ini di dapat ini setelah pada pertandingan final nomor Nan Dao, peraih medali emas Asian Games 2014 Incheon Korsel dan juara dunia 2015 mendapat nilai 9.62.
Atlet putri Sumatera Utara, Juwita Niza Wazni langsung berlari dan memeluk kedua orangtuanya ketika ditentukan sebagai pemenang dan berhak atas medali emas wushu kategori taolu nomor nanquan dan nandao putri dengan total skor 19.08 pada cabang olahraga wushu PON XIX 2016, yang digelar di GOR Pajajaran, Bandung, Senin (19/9).
Medali emas Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Uutara, tersebut melengkapi emas yang diraih Lindswell di nomor taijiquan dan taijijian putri dengan total skor 19.16. Atlet wushu nasional tersebut berhasil mempertahankan raihan emas di PON 2012 Riau lalu.
Juwita mengaku bangga di PON kali ini bisa merebut medali emas. Terlebih, raihan tersebut langsung disaksikan kedua orang tuanya. Bagi Juwita mendapat emas di ajang PON ini kali pertamanya. Sebelumnya, di PON 2012 Riau lalu hanya mendapat mendapat medali perak.
Diakui Juwita, di ajang PON ini tidak ada saingan yang berat sehingga saat beraksi lebih fokus kepada persiapan diri sendiri. Dengan hasil itu, tim Sumatera Utara memborong dua medali emas pada hari kedua cabor wushu PON XIX kemarin. Sementara itu untuk nomor wushu taolu taijiquan dan taijijian putra disabet atlet asal Jawa Timur, Bobie Valentinus dengan total skor 18.91.
Ditempat terpisah Rektor UMSU Dr Agussani MAP merasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswanya di PON XIX yang berlangsung di kota kembang Bandung, Jawa Barat. (R05)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News