Selasa, 13 Oktober 2026

Kejari Asahan Luncurkan "Jaksa Sahabat Pendidik", Kolaborasi Kawal Anggaran dan Cegah Penyimpangan di Dunia Pendidikan

Administrator - Selasa, 13 Oktober 2026 16:42 WIB
Kejari Asahan Luncurkan "Jaksa Sahabat Pendidik", Kolaborasi Kawal Anggaran dan Cegah Penyimpangan di Dunia Pendidikan
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN, Kejaksaan Negeri Asahan resmi meluncurkan program unggulan "Jaksa Sahabat Pendidik" dengan tema "Sebuah Kolaborasi Mengawal Pendidikan, Mencegah Penyimpangan", Selasa (13/10/2026), bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Program ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Baca Juga:

Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Asahan Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jajaran perangkat daerah, para kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Asahan, koordinator pendidikan, serta Ketua PGRI Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Kajari Asahan Mochamad Judhy Ismono menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan kini diwujudkan di tingkat kabupaten.


"Pendidikan adalah investasi terbesar bagi masa depan bangsa. Pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pembangunan sekolah, hingga pemanfaatan aset pendidikan harus berjalan transparan dan sesuai aturan," ujarnya.

Melalui program ini, lanjut Kajari, pihak kejaksaan hadir tidak hanya saat terjadi pelanggaran, tetapi lebih utama melakukan pencegahan melalui edukasi hukum. Jaksa Sahabat Pendidik akan mendampingi insan pendidikan memahami aspek hukum dalam menjalankan tugas, sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

"Program ini bukan untuk menakuti, juga bukan memberi kekebalan hukum. Tujuannya membangun budaya taat hukum. Silakan datang dan berkonsultasi kepada kami jika menghadapi persoalan hukum dalam pekerjaan," ajaknya.


Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik kehadiran program ini. Ia menegaskan bahwa pendidikan membutuhkan dukungan semua pihak, dan kehadiran kejaksaan diharapkan menjadi mitra pendamping, bukan penakut bagi tenaga pendidik.

"Anggaran pendidikan sekecil apa pun nilainya, harus dikelola dengan baik dan tidak dikurangi. Setiap rupiah berpengaruh pada kualitas belajar anak-anak kita," tegas Bupati.


Bupati juga mengajak para kepala sekolah dan guru untuk terbuka berkonsultasi dengan pihak kejaksaan apabila menemukan hal yang belum dipahami dalam pengelolaan keuangan. "Lebih baik bertanya di awal daripada terjerat masalah hukum di kemudian hari," imbuhnya.

Acara ditutup dengan simbolis pemukulan gong oleh Kajari Asahan didampingi Bupati Asahan, menandai resmi berjalannya program Jaksa Sahabat Pendidik di Kabupaten Asahan, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Asahan Buka Talk Show Edukatif BAPAM, Perkuat Peran Pemuda Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Minta Dicopot dan Lapor Kejaksaan, GEMPPAR Asahan Sorot Dugaan Penyimpangan Bimtek Dana Desa
Wakil Bupati Asahan Resmi Buka PORKAB KORPRI 2026, Lahirkan Atlet Berprestasi dan Pererat Kebersamaan
Dukung Kisaran Science Olympiade 2026, Bupati Asahan : Lahirkan Generasi Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Asahan Resmi Tutup Piala DPRD Usia 35+ : "Di Lapangan Lawan, Setelah Itu Tetap Bersaudara"
Wali Kota Tanjungbalai Sidak Jalan Asahan dan Veteran, Pedagang Dilarang Kuasai Bahu Jalan
komentar
beritaTerbaru