Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion
Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion
News
Baca Juga:
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menegaskan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak boleh hanya dijalankan ketika ada kegiatan penilaian atau evaluasi. Kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan harus tumbuh menjadi budaya yang diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes melalui Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE saat menerima Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Evaluasi PHBS Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Perkebunan PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Selasa (22/9/2026).
Sekretaris Daerah didampingi Staf Ahli II TP PKK Kota Padangsidimpuan Hj. Minta Ito Daulay. Sementara Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara terdiri dari Anggota Pokja IV TP PKK Provsu Muhammad Syukur bersama pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Hendry Irawan Sianturi, SKM.
Dalam sambutan Wali Kota yang disampaikan Sekda, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada TP PKK, para kader kesehatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta warga yang selama ini terlibat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Menurut Wali Kota, penerapan PHBS memiliki peran penting dalam membangun kualitas masyarakat. Kebiasaan hidup sehat, kata dia, harus dimulai dari lingkungan terkecil, terutama keluarga, sebelum berkembang menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.
"Evaluasi hari ini bukan semata-mata perlombaan untuk mengejar kejuaraan, tetapi sebagai sarana pembinaan, pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan," ujar Wali Kota dalam sambutannya.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa evaluasi PHBS tidak seharusnya dipandang hanya sebagai ajang untuk memperoleh hasil penilaian. Lebih dari itu, evaluasi diharapkan dapat menjadi momentum untuk melihat sejauh mana kebiasaan hidup bersih dan sehat benar-benar diterapkan masyarakat.
Sekda Rahmat Marzuki Nasution juga mengingatkan agar semangat PHBS tidak berhenti setelah proses evaluasi berakhir.
Ia menilai keberhasilan program tersebut justru dapat dilihat dari konsistensi masyarakat dalam mempertahankan kebiasaan hidup bersih, menjaga kesehatan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman dalam jangka panjang.
"Jadikan semangat PHBS ini sebagai gaya hidup permanen, bukan hanya saat ada penilaian. Kebersihan, kesehatan dan keharmonisan lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-cucu kita," pesannya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe melalui Staf Ahli II TP PKK Hj. Minta Ito Daulay menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam membangun kebiasaan hidup sehat.
Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis dalam mendorong masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat mulai dari rumah.
"PHBS merupakan salah satu pilar utama dalam menciptakan keluarga yang sejahtera dan tangguh. Kesehatan adalah modal dasar yang paling berharga untuk menjalankan kehidupan dan pembangunan," ujarnya.
Penerapan PHBS di tingkat keluarga dinilai dapat memberikan dampak lebih luas karena kebiasaan yang dibangun di rumah akan lebih mudah diterapkan dalam lingkungan sosial masyarakat.
Karena itu, keterlibatan kader PKK, kader kesehatan, pemerintah desa dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang diwakili Muhammad Syukur turut mengingatkan pentingnya penerapan PHBS secara konsisten.
Menurutnya, proses evaluasi tidak hanya berkaitan dengan hasil yang terlihat ketika tim melakukan penilaian. Hal yang tidak kalah penting adalah aksi nyata masyarakat dalam menerapkan berbagai kebiasaan hidup bersih dan sehat.
"Evaluasi bukan hanya melihat hasil, tetapi juga aksi nyata dalam penerapan PHBS. Mari terus bergerak bersama memperkuat kolaborasi," pesannya.
Kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, kader kesehatan dan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program PHBS. Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, kebiasaan hidup sehat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan evaluasi, tetapi terus berjalan dalam aktivitas masyarakat.
Pemko Padangsidimpuan berharap Evaluasi PHBS Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan, kesehatan serta keharmonisan lingkungan.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan PHBS sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh keluarga dan generasi mendatang.
"Mari wujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam kehidupan sehari-hari, demi Padangsidimpuan yang semakin MANTAP," tegasnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion
News
AlunAlun STM Hilir Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Warga
News
Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
News
Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut
News
Pemprov Sumut Ajak Kadin Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi
News
304 Lowongan Dibuka di Job Fair Madina, Bupati Saipullah Dorong Warga Manfaatkan Peluang Kerja
News
Pengurus TP PKK Madina 20262030 Resmi Dilantik, Bupati Saipullah Nasution Soroti Narkoba hingga Perkawinan Anak
News
Evaluasi PHBS 2026, Pemko Padangsidimpuan Tekankan Kebersihan Tak Boleh Sekadar Seremonial
News
Siapa Dapat Huntap? Pemko Padangsidimpuan Gandeng Buddha Tzu Chi Gelar Verifikasi dan Pengundian Calon Penerima
News
Cegah Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Tapsel Edukasi 95 Santri di Pesantren
News