Kamis, 24 September 2026

Cegah Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Tapsel Edukasi 95 Santri di Pesantren

Administrator - Kamis, 24 September 2026 14:46 WIB
Cegah Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Tapsel Edukasi 95 Santri di Pesantren

Tapsel | Sumut24.co

Baca Juga:

Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba terus dilakukan jajaran Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), termasuk dengan menyasar kalangan pelajar dan santri.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar Satresnarkoba Polres Tapsel di Pondok Pesantren Darul Anwar As-Syakinin, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 95 santri dan santriwati. Sosialisasi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman para peserta mengenai bahaya narkoba sekaligus membangun keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Tapsel, AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., mengatakan upaya memerangi narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan terhadap pelaku. Menurutnya, pencegahan juga harus diperkuat melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan," ujar AKP Philip.

Ia menjelaskan, kalangan pelajar dan santri merupakan bagian penting dari generasi penerus yang perlu mendapatkan pemahaman sejak awal mengenai dampak penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki posisi strategis dalam membangun karakter sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

"Kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, tetapi juga terus memperkuat langkah preventif dengan memberikan pemahaman kepada para pelajar dan santri agar memiliki pengetahuan serta keberanian untuk menolak narkoba," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para santri tidak hanya menerima materi mengenai bahaya narkoba. Sosialisasi juga berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab.

Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan mengenai cara menghadapi pengaruh lingkungan yang berpotensi mendorong penyalahgunaan narkoba serta langkah yang dapat dilakukan apabila menemukan indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian agar edukasi tentang narkoba tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong para santri memahami langkah yang tepat ketika menghadapi situasi yang berisiko.

AKP Philip berharap kegiatan edukasi P4GN dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai lingkungan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Tapsel menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu dilakukan bersama dengan melibatkan keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat, dan aparat penegak hukum. Edukasi sejak dini diharapkan dapat memperkuat kesadaran generasi muda untuk menjauhi narkoba.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Amankan Kurir Jawa Timur di Silau Laut, Satres Narkoba Polres Asahan Sita 1,5 Kg Sabu Bernilai Fantastis
Satres Narkoba Polres Asahan Gagalkan Peredaran Sabu 50,68 Gram di Teluk Nibung, Satu Pelaku Diamankan
60 Personel Gerebek Kamar Hunian Lapas Padangsidimpuan, Narkoba dan HP Tak Ditemukan
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus, Penumpang Travel Medan - Aceh Simpan 480 Gram Sabu di Tempat Khusus
Dua Kali Dipenjara Gak Tobat Juga Oknum Pedagang Nasi Goreng Ditangkap Lagi Karena Jual Narkoba
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
komentar
beritaTerbaru