KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara PLN, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba, perangkat desa, dan kelompok tani dalam menjaga ekosistem sungai yang digunakan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3.
Kegiatan ini dihadiri oleh Team Leader Keuangan dan Administrasi PLN UPP SBU 4, Bahagia Lubis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba, Darwin P. Sianipar dan Kepala Bidang Perikanan Nelli M. Sibarani, Perangkat Desa Meranti Utara yang diwakili oleh M. Siagian, Ketua Kelompok Tani Bintang Jaya Meranti Utara, Belsasar Siagian.
Pelatihan dilakukan dalam bentuk penyampaian materi oleh narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Toba. Selain teori, peserta juga mengikuti kegiatan lapangan berupa identifikasi titik-titik potensial untuk budidaya ikan, pemeriksaan kualitas air sungai, serta pemilihan jenis ikan yang cocok untuk dikembangkan di Sungai Asahan.
Manager UPP SBU 4, yang diwakili oleh TL Keuangan dan Administrasi, Bahagia Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.
"Pelaksanaan pelatihan tentang sistem pembibitan ikan dengan teknik budidaya di Sungai Asahan, khususnya di Meranti Utara, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan ekosistem di aliran Sungai Asahan. Hal ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat sekitar," ujar Bahagia Lubis.
Ketua Kelompok Tani Bintang Jaya Meranti Utara, Belsasar Siagian, turut menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap keberlanjutan program ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak PT PLN (Persero) yang telah bersinergi dan mendukung kelompok tani kami. Pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan anggota kelompok untuk melakukan pembudidayaan ikan yang tepat agar hasil yang diperoleh maksimal," ungkap Belsasar.
Terpisah, General Manager PLN UIP SBU, Hening Kyat Pamungkas, Senin (30/6/2025) menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
"PLN berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur energi dan keberlanjutan lingkungan. Sungai Asahan sebagai sumber daya air untuk PLTA harus tetap terjaga ekosistemnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin memberdayakan masyarakat agar dapat turut serta menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan budidaya ikan," ujar Hening
"Melalui kegiatan ini, PLN berharap tercipta kesadaran kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Asahan demi keberlanjutan pasokan energi dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Hening. (C04)
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News