Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
Baca Juga:
LUMBANJULU I SUMUT24.co
Dalam agenda Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan (RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2026 di Kecamatan Ajibata, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Ajibata pada Selasa (18/3/2025) sore, Camat Ajibata, Wajon Sirait menyampaikan terdapat 47 usulan dari Musrenbang desa yang dilaksanakan sebelumnya."Kami mohon kepada OPD pemangku, kami sangat mengharapkan agar dapat memandu dan memfasilitasi kami untuk mewujudkan usulan tersebut," kata Wajon Sirait dalam sambutannya saat membuka Musrenbang tersebut.
Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Toba, Candrow Manurung juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Toba untuk segera menuntaskan masalah lahan Eks Proyek C di Kelurahan Parsaoran Ajibata. Selama ini tidak ada kejelasan terhadap status lahan tersebut yang sebelumnya diklaim sebagai milik pemerintah di era Kabupaten Tapanuli Utara. Mirisnya lagi, saat ini sudah terdapat beberapa sertifikat di atas lahan yang ditaksir mencapai hingga 27 hektar itu. Hal ini dikawatirkan akan menjadi bola panas dan menimbulkan konflik di waktu yang akan datang.
"Harapan kami Pak Wakil Bupati, usulan-usulan ini dapat direalisasi dan diakomodir. Namun, catatan dan PR juga bagi kita bahwa Ajibata ini punya catatan tersendiri terutama persoalan tanah eks proyek C. Kami harap diera kepemimpinan yang baru ini masyarakat dapat kejelasan soal status ini," kata Candrow Manurung.
Hal ini turut disuarakan oleh peserta Musrenbang yang lain. Warga meminta agar pemerintah sesegera mungkin menuntaskan persoalan lahan eks proyek C tersebut agar tidak menjadi polemik dikemudian hari.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus mengatakan bahwa pemerintah bersedia untuk mengatasi persoalan tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ajibata, secara khusus yang punya hubungan emosional ke lahan tersebut. Karena kecamatan Ajibata yang juga sudah menjadi salah satu destinasi pariwisata, sangat disayangkan kalau lokasi itu tidak bisa dikelola untuk menarik minat wisatawan," kata Wakil Bupati.
Meski begitu, Wakil Bupati juga berharap agar warga yang bermukim di atas lahan tersebut dapat bekerjasama untuk menata dan mengelola lahan tersebut.
"Juga kita berharap masyarakat Kecamatan Ajibata secara khusus yang bermukim di lokasi tersebut bisa bekerjasama bagaimana untuk bisa menata proyek C itu lebih baik, lebih indah sehingga masyarakat bisa meningkat kesejahteraannya dengan memanfaatkan lahan tersebut," ujar Audi Murphy O Sitorus mengakhiri.(Wels)
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota