KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) se-Sumatera menggelar Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakoswil) Tahun 2024 di Hotel Santika Dyandra Medan Medan Sumut selama 2 hari Jumat (15/11) dan Sabtu (16/11)
Rakoswil MES se-Sumatera ini secara resmi dibuka langsung oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni.
Hadir dalam kegiatan ini juga, Sekretaris IV PP MES Teguh Santosa yang memimpin jalannya rapat konsolidasi tersebut.
Pada kesempatan ini, Ketua MES Sumut Musa Rajekshah menyampaikan tentang keberadaan MES Sumut di tengah masyarakat.
"MES Sumut sampai saat ini terus berupaya memberikan edukasi tentang ekonomi syariah di wilayah Sumatera Utara baik berupa pelatihan dan pendampingan," ucapnya.
Lebih lanjut Musa Rajekshah mengatakan satu diantaranya, MES Sumut membantu 43 keluarga pengrajin dan memproduksi tahu di Kampung Tahu, Binjai Barat untuk memasarkan dan mendampingi dalam hal tata kelola keuangan.
"MES ikut mendampingi tidak hanya produksi tetapi juga berupa manajemen keuangan dan modifikasi produk. Maka, harapannya Rakoswil ini dapat memberikan masukan-masukan yang dapat diselaraskan dengan program MES dan pemerintah daerah. Karena ekonomi syariah ini kunci prinsip ekonomi secara Islami. Mudah-mudahan MES dapat membawa manfaat bagi masyarakat," harapnya.
Di samping itu, Ketua Panitia Rakoswil MES se-Sumatera Datok Adil F. Haberham, turut melaporkan tentang berjalannya Rakoswil tersebut.
"Kegiatan rakoswil ini dihadiri oleh pengurus MES se-Sumatera, terdapat 6 Pengurus Wilayah MES dan 13 Pengurus Daerah MES serta 5 PD MES yang sudah memegang mandat," ucapnya.
Acara ini juga kata Datok Adil, digelar dengan Seminar Literasi Keuangan syariah yang diisi oleh Dirut Bank Sumut Babay Parid Wazdi dan RCEO BSI RO 2 Medan Syahrial Alrasyid.
"Selain seminar nantinya agenda Rakoswil juga akan diisi dengan FGD tentang isu-isu berkembang terkait ekonomi syariah di Indonesia dan barulah rekomendasi dari isu-isu yang berkembang tersebut," ucapnya.
Atas terselenggaranya kegiatan Rakoswil ini, Sekretaris MES Sumut Kaswinata selaku tuan rumah, turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang menyukseskan kegiatan ini.
"Ucapan terima kasih tentunya kami sampaikan kepada para pengurus MES se-Sumatera bersedia hadir memberikan ide-idenya serta tidak lupa kepada berbagai sponsor yang mendukung kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar. Harapannya rakoswil membawa manfaat untuk umat," ujarnya.
Dari berjalannya agenda Rakoswil tersebut, satu diantaranya membuahkan hasil yakni menujuk Musa Rajekshah sebagi Koordinator MES Wilayah Sumatera.
Rakoswil masih terus berjalan hingga Sabtu (16/11) mendatang dengan agenda kunjungan UMKM Binaan MES Sumut di Binjai.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News