Kamis, 12 Februari 2026

Tak Hanya Swasta BUMN Juga Giat Impor Jelang Ramadan

Administrator - Rabu, 25 Mei 2016 11:25 WIB
Tak Hanya Swasta BUMN Juga Giat Impor Jelang Ramadan

JAKARTA | SUMUT24 Menjelang 12 hari sebelum memasuki bulan Ramadan, pemerintah saat ini telah merapatkan barisan untuk menjaga harga kebutuhan pokok. Tak tanggung-tanggung, rencana impor pun akhirnya digelontorkan demi tercapainya target harga seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat ini sejatinya harga bahan kebutuhan pokok sudah berangsur turun. Namun, dikhawatirkan harga akan kembali melonjak pada saat memasuki bulan Ramadan akibat tingginya permintaan.

“Kalau cabai harga mulai turun karena panen. Kalau daging masih sedikit naik. Kita sebetulnya kalau itu, kalau untuk menjaga harga sudah ada kebijakan berapa yang perlu di impor,” kata Darmin saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/5).

Hal inilah yang kemudian menyebabkan pemerintah terpaksa untuk melakukan impor. Bahkan, Darmin mengungkapkan impor ini juga akan dilakukan melalui BUMN untuk terpenuhinya target konsumsi masyarakat.

“BUMN ada yang ditugaskan untuk melakukan impor. Walaupun swasta juga melakukan impor, tapi kita tugaskan bumn untuk lakukan impor sehingga dengan demikian harganya bisa ditekan turun. Walaupun kita agak khusus menghadapi bulan puasa dan lebaran,” jelas Darmin.

Sekadar informasi, saat ini pemerintah tengah berencana akan melakukan impor bahan kebutuhan pokok. Selain daging, bawang merah pun juga akan diimpor demi menurunkan harga pada tingkat masyarakat.

Pemerintah saat ini menargetkan harga bawang sebesar Rp25.000 per kg dari saat ini rata-rata sebesar Rp41.000 per kg, sedangkan harga daging ditargetkan sebesar Rp80.000 per kg dari harga saat ini sebesar Rp113.000 per kg.

Hanya saja, pemerintah belum berencana untuk melakukan impor gula. Harga gula yang ditargetkan pada bulan Ramadan sebesar Rp12.500 per kg dari kisaran harga saat ini sekira Rp15.000 per kg. (okz)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Rakorpem di Tanjungbalai Utara, Wali Kota Mahyaruddin Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bahas Program MBR, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Pembangunan 166 Unit Rumah
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Momentum HPN ke-80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru