Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
JAKARTA | SUMUT24
Baca Juga:
Ketua TP PKK juga Ketua Dekranasda Sumut Ny. Evi Diana Erry Nuradi menerima 4 sertifikat warisan budaya tak benda dari mendikbud Muhadjir Effendy. Ke empat warisan budaya tak benda dari etnis Batak itu yakni Sipaha Lima Ugamo Malim (Toba), Erpangkir Ku Lau (Karo), Ni’oworu (Nias) dan Dayok Binatur (Simalungun).
Selain empat sertifikat dari Sumut, Mendikbud Muhadjir Effendy juga menyerahkan 146 karya budaya dari 33 provinsi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2016. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di gedung Kesenian Jakarta, Kamis (27/10) malam.
Empat warisan budaya tak benda dari etnis Batak itu Sipaha Lima dan Erpangir Ku Lau merupakan adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan. Dan Dayok Binatur dan Ni ‘Oworu merupakan kemahiran dan kerajinan tradisional.
Dalam kesempatan itu, Ny Evi Diana Erry Nuradi didampingi Kadis Pariwisata Sumut Elisa Marbun menjelaskan, Sipaha Lima adalah perayaan syukur bumi dan panen yang masih dilaksanakan Komunitas Parmalim yang berpusat di Hutatinggi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir.
Sementara Erpangir Ku Lau adalah salah satu ritus di dalam suku Karo. Erpangir berasal dari kata pangir, yang berarti mandi atau langir. Oleh sebab itu erpangir, artinya adalah mandi dan berlangir. Erpangir Ku Lau adalah lanjutan dari ritus maba anak ku lau (membawa anak turun mandi) dan juma tiga (upacara memperkenalkan anak kepada dasar pekerjaan tradisional Karo, yakni bertani).
Sementara, Dayok Binatur adalah makanan adat Batak Simalungun yang merupakan daging ayam masak yang diatur dalam piring lebar sesuai dengan bentuk ayam hidup (Dayok atur manggoluh).
Dengan demikian, total ada 474 karya budaya yang ditetapkan menjadi WBTB Indonesia. Perinciannya, 77 ditetapkan pada 2013, 96 WBTB pada 2014, serta 121 WBTB pada 2015. Karya budaya yang menjadi WBTB Indonesia berarti telah diverifikasi, diuji, dan dikaji keberadaannya.
Ketua Tim Ahli Penetapan WBTB Tety Pudentia menjelaskan, sidang penetapan berlangsung delapan bulan karena tim harus turun ke lapangan untuk memverifikasi karya budaya. Tim ahli juga meneliti naskah akademis dari pemerintah daerah. (W03)
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota
Setetes Darah untuk Sesama, Ini Komitmen PT NSHE Sambut Bulan K3 Nasional 2026
kota