Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jakarta | SUMUT24
Baca Juga:
- Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
- Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 2026
- Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
Produksi garam dalam negeri ternyata tidak bisa mencukupi kebutuhan nasional. Oleh karena itu, Indonesia harus mencukupi kebutuhan garam dengan impor. Padahal, Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang.
Ekonom Faisal Basri menjelaskan, panjang garis pantai ternyata tidak serta merta bisa menjadi patokan produksi garam. Ada beberapa indikator lain yang masuk ke dalam proses produksi garam. Oleh karena itu, ia pun meluruskan pemikiran bahwa dengan garis pantai yang panjang, Indonesia seharusnya mampu swasembada garam.
Ia melanjutkan, garis pantai Indonesia mencapai 54 ribu kilometer (km). Namun dari total jumlah tersebut tidak semua pantai tersebut bisa menjadi tambak garam. Ada pantai-pantai yang justru malah tidak efisien jika dijadikan sebagai tambak garam.
“Muncul salah kaprah di masyarakat. Garis pantai yang panjang bisa produksi sendiri dan tidak harus impor garam,” kata Faisal, dalam diskusi tentang garam, di Jakarta, kemarin.
Ketua Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) Toni Tanduk melanjutkan, lahan untuk tambah garam juga tidak sembarangan. Tanah untuk produksi garam harus landai dan padat. Oleh karena itu, tak bisa semua pantai bisa jadi tambang.
Selain itu, lahan di pantai saat ini harus bersaing dengan bidang usaha lain seperti pariwisata. Sektor pariwisata lebih menarik karena pendapatan yang dihasilkan lebih besar.
Selain itu, curah hujan di Indonesia relatif lebih tinggi, ketimbang Australia, sehingga membuat proses penguapan air laut menjadi garam kurang sempurna.
Menurut Toni, saat ini total kebutuhan garam Indonesia dari berbagai sektor sebanyak 3,9 juta ton, sementara pasokan dalam negeri 2,2 juta ton, sehingga masih ada kekurangan 1,7 juta ton. “Jadi pasokan dari dalam negeri saja tidak mencukupi, sisanya dari mana?” tutup Toni. (int)
Pemerintah Kecolongan? PT Agincourt Resources Diduga Masih Beroperasi Usai Izin Dicabut
kota
Jurnalis Dilarang Meliput di Area PT Agincourt Resources Pasca Izin Dicabut, Transparansi Perusahaan Dipertanyakan di Tengah Suasana HPN 202
kota
Sidang Sengketa 190 Hektar Lahan Martabe Memanas, Cek Lokasi Ungkap Titik Koordinat Objek Perkara
kota
BAKOPAM Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Judi Online
kota
Medan sumut24.co Polrestabes Medan membongkar praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melibatkan jaringan pelaku d
Hukum
Capai 12.090 Penindakan, Operasi Keselamatan Toba 2026 Dorong Disiplin Pengguna Jalan
News
Tapanuli Tengah sumut24.co Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pembangunan Jembatan Armco tit
News
UNPAB Gelar International Conference 2026, Perkuat Strategi Lintas Sektor Menuju Pencapaian SDGs Global
kota
Medan sumut24.co Sidang Pra Peradilan (Prapid) jilid II kasus penganiyaan dan pengeroyokan beragendakan alat bukti dan keterangan saksiaa
Hukum
Medan, Sumut24.co Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Utara Abdullah Noer Denny, SH., MH mewakili Kajati Sumut memimpin pe
News