Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
kota
Medan|SUMUT24 Terkait melonjaknya tagihan listrik yang dialami oleh sebagian masyarakat, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meminta kepada perusahaan listrik negara (PLN), agar dapat melakukan kebijakan layanan yang membantu meringankan beban masyarakat terlebih di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tengah melanda.
Baca Juga:
“Saat ini masyarakat sedang sulit. Tidak terkecuali siapapun dia. Semua sektor terdampak akibat Covid-19. Melonjaknya tagihan listrik ini tentu sangat memberatkan bagi masyarakat,” kata Akhyar ketika menerima audiensi jajaran managerial PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara di Balai Kota Medan, Senin (15/6).
Diungkapkan Akhyar, semua sektor dan lini kehidupan tengah mengalami krisis yang berimbas pada pendapatan masyarakat. Bahkan, ada yang harus mengalami pemecatan dari tempat kerjanya. Tentu hal ini, bilang Akhyar, berpengaruh pada kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari termasuk membayar tagihan listrik.
“Kami berharap PLN memiliki skema yang bisa membantu meringankan beban masyarakat saat ini. Saya merasakan langsung denyut kesulitan dan kesusahan yang saat ini dialami masyarakat. Besar harapan kami kiranya ada kebijakan yang membantu masyarakat saat ini,” harap Akhyar didampingi Asisten Ekonomi & Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Khairul Syahnan, Sekretaris Dinas Kebersihan & Pertamanan (DKP) Fahri Matondang dan Kabag Humas Arrahman Pane.
Sementara itu, Gading Aji selaku Manager Layanan Prioritas PLN UIW Sumut menjelaskan bahwa terjadinya kenaikan tagihan listrik terjadi karena dua hal yakni pemakaian dan tarif. Dijelaskannya, sejak tahun 2017, tidak ada kenaikan tarif yang dilakukan oleh PLN. Namun, lonjakan terjadi karena pemakaian listrik oleh masyarakat.
“Lonjakan tagihan terjadi menyusul adanya kebijakan pemerintah yang menganjurkan masyarakat untuk melakukan aktifitas di rumah baik itu bekerja dan belajar. Tentu, ini berpengaruh pada jumlah pemakaian dari biasanya. Termasuk saat bulan Mei ketika bulan Ramadhan lalu, saat dini hari masyarakat sudah melakukan aktifitas seperti memasak di jam tiga subuh. Itu menjadi penyebab tingginya pemakaian,” terang Gading.
Selain itu, Gading mengungkapkan akan menyampaikan permintaan dan harapan yang disampaikan Plt Wali Kota dalam pertemuan tersebut kepada pihak direksi. “Kami juga menyampaikan, apabila ada masyarakat yang mengalami lonjakan tagihan, silahkan datang dan laporkan ke kantor PLN terdekat. Nanti, pihak kami akan melakukan pengecekan,” ungkapnya.(R02)
Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
kota
Wali Kota mendukung Perayaan Malam Cap Go Meh 2577 Kongzili digelar DPD Walubi Pematangsiantar
kota
Wabup Sergai Buka Bazar Ramadan 1447 H, Hadirkan 60 Stand UMKM dan Gerakan Pasar Murah
kota
Polantas Menyapa di Bulan Ramadan, Satlantas Polres Sergai Bagikan 100 Takjil di Jalinsum
kota
RAMADHAN KETUJUH 1447 H, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN UNTUK OJEK ONLINE
kota
Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
kota
Operasi Dibatalkan Sepihak, Keluarga Pasien Soroti Layanan RS Royal Prima dan Ancam Lapor ke DPR RI
kota
sumut24.co ASAHAN, HIO merupakan Tempat Hiburan Malam (THM) di Komplek Graha Kisaran Terbakar, Selasa (24/2/2026) malam.Pantauan Awak Media
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb menerima sejumlah aspirasi warga saat melakukan reses di tiga lokasi daera
kota
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota