Batalyon Parako 463 Pasgat Raih Samkaryanugraha, Catat Dedikasi Pengabdian untuk Bangsa
JAKARTA SUMUT24.CO Batalyon Parako 463 Pasgat Pancawara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahu
News
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Beberapa hari yang lalu tepatnya 23 April 2016, diperingati sebagai Hari Buku Sedunia atau World Book Days. Informasi menyebutkan, pertama kali hari buku diperingati 23 April 1995 dan yang menyelenggarakannya Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) atau disingkat UNESCO.
Maksud dari diselenggarakannya Hari Buku Sedunia adalah untuk mempromosikan membaca, penerbitan dan hak cipta. Di Inggris, hari Buku diakui pada hari Kamis pertama bulan Maret.
Sementara PBB menetapkan World Book Day pada tanggal 23 April sebagai penghormatan kepada Valencia Vicente Clavel Andrés sebagai cara untuk menghormati penulis Miguel de Cervantes, yang meninggal pada tanggal 23 April. Sedangkan Buku pertama kali dibuat pada tahun 1923 oleh penjual buku di Catalonia, Spanyol.
Dengan perkembangan tersebut UNESCO memutuskan tanggal 23 April sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Dunia, sebagai tanggal yang juga merupakan peringatan kematian William Shakespeare, Inca Garcilaso de la Vega, serta kelahiran atau kematian dari beberapa penulis terkemuka lainnya.
Di Indonesia, perkembangan buku juga menunjukkan geliat yang menggembirakan. Namun tak sesignifikan Jepang atau negara Eropa lainnya. Tak sampai 18.000 judul buku per tahun yang di terbitkan Indonesia. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan Jepang yang mencapai 40.000 judul buku per tahun, India 60.000, dan China sekitar 140.000 judul buku per tahun.
Jumlah produksi buku Indonesia hampir sama dengan Vietnam dan Malaysia. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk masing-masing negara tersebut, produksi Indonesia tergolong rendah.
Rendahnya produksi buku ini, menurut Nurjani dipengaruhi rendahnya daya beli dan minat baca masyarakat. Daya beli dipengaruhi harga buku yang mestinya bisa lebih murah jika pemerintah memberikan banyak insentif, seperti keringanan pajak kertas, harga buku, dan honor penulis.
” Sementara sosialisasi gerakan membaca sangat terbatas. Anggaran yang diberikan pemerintah sangat minim,” kata Sekretaris Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Sumut, kepada SUMUT24, Selasa (26/4).
Sementara untuk Sumatera Utara memeriahkan, Hari Buku Sedunia ini, Asia Foundation akan membagikan ribuan eksamplar buku kepada BPAD Sumut, akankan mengadakan acara bercerita. “Pelaksanaannya 2-4 Mei 2016 di Ruang Layananan Anak,” kata Rizal panitia penyelenggara .
Peserta kelas I SD, setiap peserta mengirim maksimal 20 peserta. Bagi pemenang akan diberikan hadiah menarik. Acara ini juga bekerjasama dengan Asosiasi Pekerja Profesional Informasi (APISI) dan PT. Inalum. Rizal menambahkan, pihaknya juga akan memberikan 100 buku kepada PAUD di Samosir. (R05)
JAKARTA SUMUT24.CO Batalyon Parako 463 Pasgat Pancawara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahu
News
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport