Rabu, 21 Oktober 2026

Bobby Sampaikan R-APBD Kota Medan TA 2025

Administrator - Senin, 19 Agustus 2024 17:13 WIB
Bobby Sampaikan R-APBD Kota Medan TA 2025
Istimewa
sumut24.co -Medan,Wali Kota Medan, Bobby Nasution, sampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2025.

Baca Juga:
Bobby Nasutionsampaikan R-APBD Kota Medan TA 2025 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Jumat (16/8/2024). Sidang paripurna di pimpin Ketua DPRD Kota MedanHasyimbersama Wakil Ketua Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala dan T. Bahrumsyah.

Adapun struktur R-APBD TA 2025 yang disampaikan itu meliputi pendapatan daerah sebesar Rp7,2 triliun lebih, belanja daerah sebesar Rp7,3 triliun lebih dan pembiayaan netto sebesar Rp70 miliar lebih.

Bobby Nasution dalam penjelasannya menyampaikan, TA 2025 merupakan tahun ke lima implementasi pelaksanaan RPJMD 2021-2026. Karena itu, di harapkan kerangka regulasi dan kerangka anggaran dalam R-APBD TA 2025 menjadi tahapan tinggal landas (take off) pembangunan kota, sekaligus pintu gerbang mewujudkan Medan Emas 2045.

Sebab, APBD 2025 akan di laksanakan oleh kepala daerah baru hasil Pilkada serentak. "Arah kebijakan dan kerangka APBD haruslah berbasis kemajuan dan keberlanjutan," katanya.

Artinya, sebut Bobby, pengelolaan APBD secara keseluruhan nantinya dapat menjadi bagian penting kemajuan perekonomian kota, yang berdampak kepada peningkatan produktivitas, kesempatan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan dan merata.

Di samping itu, Bobby, juga mengharapkan kerangka anggaran APBD 2025 dapat membangun landasan dan pondasi kuat untuk melanjutkan pembangunan kota pada masa akan datang.

Sebagaimana di ketahui, sebut Bobby, ketersediaan sumber-sumber pembiayaan pembangunan kota sangat terbatas. Karena itu, alokasi belanja daerah untuk membiayai berbagai program prioritas pembangunan kota, juga harus di dasarkan kepada perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja.

APBD Kota Medan, sambung Bobby, harus lebih bersifat sinergis dan kolaboratif, khususnya dengan sumber pembiayaan pembangunan kota lainnya, baik yang bersumber dari pemerintah tingkat atasan, sektor swasta maupun masyarakat. "Melalui kombinasi dan kolaborasi penganggaran tersebut, di harapkan kualitas dan kuantitas pembangunan kota dapat lebih di optimalkan," ungkapnya.

Di samping program kerja produktif, tambah Bobby, alokasi belanja daerah TA 2025 juga memperhatikan program-program berbasis kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. "Melalui program ini, target untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim dan pemerataan pembangunan kota dapat lebih di optimalkan," katanya.

Adapun alokasi anggaran cukup besar untuk program-program kelompok masyarakat penghasilan rendah itu, lanjut Bobby, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan program -program sosial lainnya.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rico Waas dan Komisi IV DPRD Medan Bahas Banjir, Parkir, PBG hingga Kebutuhan Mobil Damkar
Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Fokus Pasokan Bahan Pokok dan Program 3 Juta Rumah
Pengamat Kesehatan USU Apresiasi Revitalisasi 31 Faskes di Medan, Tekankan Pentingnya Peningkatan SDM Nakes
Hakim PN Medan Bersikap Tegas, Tergugat 12-29 Diminta Hadir, Absen Lagi Berujung Konsekuensi Hukum
Kreativitas Desainer Lokal Memukau di MFCF 2026, Ketua Dekranasda Kota Medan Beri Apresiasi Tinggi
Rico Waas dan Airin Optimalkan Galeri Mustika Deli Dekranasda sebagai Ruang Promosi UMKM
komentar
beritaTerbaru