Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
kota
Medan – www.sumut24.co Pemko Medan meminta kepada seluruh Jaka Dara Kota Medan agar dapat berinovasi saat menjalankan tanggung jawabnya sebagai agen dalam mempromosikan pariwisata dan kebudayaan di Kota Medan. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini yang menuntut kita untuk berinovasi dengan memanfaatkan teknologi.
Baca Juga:
Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Wakil Wali Kota Aulia Rachman ketika menghadiri kegiatan Pembinaan Jaka Dara Kota Medan di Hotel Grand Mercure, Sabtu (23/4). Selain pembinaan Jaka Dara kegiatan yang diikuti Asosiasi bidang pariwisata ini sekaligus Sosialisasi Kegiatan Dinas Pariwisata Kota Medan.
Dikatakan Aulia Rachman, para Jaka Dara merupakan generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Oleh karenanya Jaka Dara harus dapat berinovasi untuk memajukan Pariwisata di Kota Medan sehingga nantinya akan berdampak dengan bertambahnya pendapatan daerah.
“Jaka Dara yang ada di kota Medan ini diharapkan dapat berinovasi dan menginformasikan secara masif pariwisata agar pendapatan kota Medan bertambah kembali. Artinya mulai saat ini kita harus memikirkan inovasi apa yang dapat dilakukan untuk kota Medan,” Jelas Aulia Rachman.
Aulia Rachman menjelaskan saat ini Pemko Medan telah menggagas inovasi baru suatu program yang dapat dimanfaatkan masyarakat kota Medan. Dimana program seperti ini sudah ada dan sehari-harinya digunakan masyarakat namun tidak memiliki kontribusi untuk Kota Medan. Artinya program ini salah satu upaya Pemko Medan dalam membangun kearifan lokal melalui Medan Pay, Medan Food dan Medan Go.
“Agar program ini berjalan maksimal,kita manfaatkan Jaka Dara untuk menginformasikan kepada masyarakat melalui sosial media masing-masing. Artinya interaksi kepada masyarakat agar dapat mengetahui bahwa Medan memiliki sebuah produk yang memiliki manfaat bagi pembangunan Kota Medan,” Jelas Aulia Rachman.
Aulia Rachman menambahkan selain berinovasi, Jaka Dara diminta kedepannya ditempatkan di kantor- kantor pelayanan publik di Kota Medan. Artinya keberadaan Jaka Dara ini menjadi tour guide di kantor pelayanan publik sehingga masyarakat dapat lebih tertarik dan merasa nyaman.
“Sebagai contoh Jaka Dara dapat ditempatkan di kantor BP2RD, sehingga dapat membantu dan menarik masyarakat untuk membayar kewajibannya,” Sebut Wakil Wali Kota Medan.
Sebelumnya Kadis Pariwisata Agus Suriono menjelaskan bahwa pertemuan ini dilakukan untuk membina para finalis Jaka Dara tahun 2022. Mereka ini merupakan putra dan putri terbaik perwakilan dari setiap kecamatan yang ada di Kota Medan, dimana di bulan Juni tahun 2022 nantinya akan dilakukan pemilihan Jaka Dara Kota Medan.
“Dinas Pariwisata terus melakukan pembinaan bagi Jaka Dara seperti yang dilakukan hari ini. Selain mengembangkan potensi di dalam diri mereka, pembinaan juga akan menjadikan mereka Duta kota Medan yang nantinya dapat membantu mewujudkan visi misi Pemko Medan khususnya di bidang pariwisata,” Jelas Agus.(rel)
Ketua TP PKK menyerahkan bantuan dan tali asih kepada warga korban kebakaran rumah
kota
Wali Kota mendukung Perayaan Malam Cap Go Meh 2577 Kongzili digelar DPD Walubi Pematangsiantar
kota
Wabup Sergai Buka Bazar Ramadan 1447 H, Hadirkan 60 Stand UMKM dan Gerakan Pasar Murah
kota
Polantas Menyapa di Bulan Ramadan, Satlantas Polres Sergai Bagikan 100 Takjil di Jalinsum
kota
RAMADHAN KETUJUH 1447 H, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SANTUNAN UNTUK OJEK ONLINE
kota
Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
kota
Operasi Dibatalkan Sepihak, Keluarga Pasien Soroti Layanan RS Royal Prima dan Ancam Lapor ke DPR RI
kota
sumut24.co ASAHAN, HIO merupakan Tempat Hiburan Malam (THM) di Komplek Graha Kisaran Terbakar, Selasa (24/2/2026) malam.Pantauan Awak Media
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb menerima sejumlah aspirasi warga saat melakukan reses di tiga lokasi daera
kota
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota