Senin, 06 April 2026

Ditinggal Undangan,  Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Administrator - Jumat, 20 Maret 2020 07:53 WIB
Ditinggal Undangan,  Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Ditinggal Undangan,  Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Baca Juga:

DELISERDANG I SUMUT24.co

Seorang Pria Asp (21) ditemukan meninggal gantung diri di rumah korban. Belum diketahui pasti penyebabnya, Asp saat ditemukan sudah tewas tergantung oleh warga di Perumahan Citra Namo Rambe Asri Jl. Suka tanam Dusun Asah Desa Sudi Rejo kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang. Kamis (19/3/20) malam.

Pihak Kepolisian Sektor Namo Rambe Polresta Deli Serdang yang turun di TKP langsung melakukan olah TKP, menurut keterangan warga sekitar Ibu dan adik Korban sedang pergi ke Kabupaten Batu Bara selama 3 hari untuk urusan undangan pesta keluarga, yang tinggal hanya Asp di rumah sendirian.

Menurut keterangan dua orang saksi yang merupakan tetangga korban yakni M. Riyansyahputra (31) dan M. Nur (21), sekitar pukul 18.30 wib keduanya mendatangi rumah korban namun rumah terkunci dan lampu dalam keadaan mati sehingga Riyan dan Nur pun pergi meninggalkan rumah korban.

Selanjutnya sekira Pukul 22.30 wib, Riyan dan Nur bersama Heber Wananta Sembiring (16) kembali mendatangi rumah korban namun masih mendapati rumah korban dalam keadaan terkunci dan lampu mati. Ketiga pria tersebut mencoba memanggil korban namun tidak ada jawaban. Sehingga ketiga pria tersebut nekat mendobrak pintu samping rumah milik korban.

” Saat pintu berhasil didobrak ketiganya, seketika mereka dikejutkan oleh kondisi ASP yang telah tergantung dengan tali nilon plastic di kusen pintu tengah arah dapur”. Ketiganyapun lari ketakutan, selanjutnya memberitahukan temuan tersebut kepada masyarakat dan kepala desa Sudi Rejo Suroso (51).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Namo Rambe Polresta Deli Serdang Akp Binsar Naibaho mengatakan, “motifnya belum diketahui, korban sudah kami bawa ke Puskesmas Kecamatan Namo Rambe untuk dilakukan tindakan medis namun kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.” Terangnya. “Saat ditemukan korban sendirian di rumahnya, ibu dan adik korban pergi ke Batu Bara selama tiga hari untuk urusan undangan, ibu korban bermohon agar tidak dilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian anaknya.” Tambahnya. (Hari’S).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru