Senin, 16 Februari 2026

Bawaslu RI Ingatkan Calon Kepala Daerah Tidak Libatkan ASN di Politik Praktis

Administrator - Kamis, 05 Maret 2020 14:53 WIB
Bawaslu RI Ingatkan Calon Kepala Daerah Tidak Libatkan ASN di Politik Praktis

Bawaslu RI Ingatkan Calon Kepala Daerah Tidak Libatkan ASN di Politik Praktis

Baca Juga:

Medan|SUMUT24 Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia Abhan meminta agar Calon Kepala Daerah tidak menarik-narik Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kepentingan politik praktis. Sebab, ASN kerap menjadi korban dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“ASN harus netral dalam Pilkada Serentak tahun 2020 ini. Untuk itu, kami minta kepada para Peserta Pilkada 2020 jangan tarik-tarik ASN untuk kepentingan politik praktis,” kata Abhan, dalam Sosialisasi Netralitas ASN pada Pilkada Serentak Tahun 2020 di Balai Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (4/2).

Abhan menjelaskan, ASN selalu dalam posisi yang sangat sulit dalam Pilkada. Hal itu karena ditarik-tarik untuk mendukung calon tertentu dalam Pilkada. Tak jarang ASN dengan terpaksa melanggar aturan dikarenakan adanya arahan untuk mendukung atau tidak netral dalam Pemilihan.

“ASN dalam Pilkada ini, diam saja salah, apalagi bergerak. Jadi, selalu dalam posisi sulit dan tak jarang jadi korban,” tegasnya.

Menurut Abhan, ASN boleh tidak netral dalam Pilkada hanya sekali saja, yaitu saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dimana ASN bisa memberikan suaranya saat hari Pemilihan.

“Tapi sebelum dan sesudah hari pencoblosan itu harus netral. Silakan tentukan pilihan saat Pemilihan nanti. Karena ASN ini beda dengan TNI/Polri. ASN diperintahkan harus netral, namun ASN ini tetap memiliki hak suara. Kalau TNI/Polri tidak ikut memilih,” katanya.

Ia juga menegaskan, bahwa peserta pemilihan juga harus profesional dan berintegritas. Dan juga harus mendukung pemberantasan politik uang dalam Pilkada.

“Masyarakat atau pemilih juga harus memiliki integritas, memilihlah karena panggilan hati. Karena pilihan itu akan menentukan masa depan daerah Anda,” paparnya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sekadar mengingatkan di Sumut ada 23 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak 2020.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
JMSI Sumut Apresiasi Terpilihnya Salman Sihotang sebagai Ketua PD PERPAMSI Sumut 2026–2030
Jelang Ramadhan 1447 H, Rico Waas Punggahan dan Bantu Masjid Ikhwanul Muslimin Medan Amplas
UNPAB Resmikan dan  Peletakan Batu Pertama Science Techno Park Al-Amin
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
UNPAB Tutup PKKMB 2025/2026 Lewat “Green and Smart Campus Movement”
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
komentar
beritaTerbaru