Minggu, 15 Februari 2026

Depresi ikut Pengajian Tarekat Pemuda Lajang Tewas Gantung Diri

Administrator - Selasa, 17 Desember 2019 08:47 WIB
Depresi ikut Pengajian Tarekat Pemuda Lajang Tewas Gantung Diri

 

Baca Juga:

Beringin I Sumut24.co

Entah makhluk astral dari mana membisikkan ketelinga M Tauhid (30) pemuda lajang yang sering mengikuti pengajian Tarekat asal Desa Ramunia I Dusun II Kecamatan Pantai labu ,Selasa (17/12/2019) sekira pukul 6.30 Wib di temukan tewas gantung diri di rumah temannya, Ahmad Saukani  di Dusun III Desa yang sama . Murni (30 thn) orang yang pertama kali mengetahui Tauhid tewas gantung diri , adalah istri dari Ahmad Saukani teman korban.

Pantauan di SUMUT24.co dilapangan kronologis kejadian bermula Pada hari,  Selasa pagi (17/12) sekira pkl 05.00 wib korban datang ke rumah temannya Ahmad Saukani untuk menumpang tidur di rumahnya dan oleh saksi korban diijinkan/mempersilahkan untuk tidur yakni dikamar belakang (TKP gantung diri) Sekira pukul  06.45 wib istri saksi, Murni bangun pagi untuk buat sarapan kedapur.

Alangkah terkejutnya Murni saat melihat korban sudah tergantung di kamar belakang dengan menggunakan kain sarung warna hijau, spontan kemudian murni berteriak minta tolong. selanjutnya Sekira pukul .07.00 wib suami saksi I an. Ahmad Saukani menyampaikan kejadian tersebut ke kantor Desa Ramunia l Kec Pantai Labu, setelah itu perangkat desa yg bernama Syahrial ( masih keluarga korban  ) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Beringin,

Mendapat informasi dari warga masyarakat tersebut  Polsek Beringin dalam tempo singkat di pimpin oleh Kanit Reskrim polsek beringin Iptu Krismen Karo Karo beserta petugas Inafis Polresta Deli Serdang Aiptu Edi Winata  melakukan cek olah TKP dengan hasil tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut keterangan Keluarga korban dan saksi yang enggan menyebutkan namanya, Korban sebelumnya sudah sering berusaha melakukan bunuh diri tetapi selalu gagal. Korban melakukan bunuh diri diduga karena depresi sebab korban mengikuti ilmu pengajian tarekat di duga korban akalnya masih belum bisa menerima ajaran tarekat tersebut hingga bunuh diri. Atas kejadian tersebut keluarga korban merelakan kematian korban / mati karna murni gantung diri dan telah membuat Surat Pernyataan untuk tidak di Autopsi.( Hari’S/ Idris)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pengukuhan Abpednas Sumut, Bobby Nasution Terus Mendorong Desa Berinovasi Lewat Skema Kompetisi
From Theory to Action, Ini Pesan Rektor USU Untuk 1.843 Wisudawan Yang Dilantik
Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Monitoring Bapokting di Pasar Bakaran Batu
Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia
Kemnaker Gandeng Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate
Sambut Imlek 2026 dengan Kepedulian, Musim Mas Berbagi Kebahagiaan Bersama Masyarakat Prasejahtera di Sekitar Perusahaan
komentar
beritaTerbaru