Minggu, 15 Februari 2026

Uang Rp 1,6 Miliar Milik Pemprovsu Raib, Enam Saksi Diperiksa

Administrator - Jumat, 13 September 2019 13:43 WIB
Uang Rp 1,6 Miliar Milik Pemprovsu Raib, Enam Saksi Diperiksa

 

Baca Juga:

MEDAN | SUMUT24.co Sedikitnya 6 orang telah dimintai keterangannya sebagai saksi terkait hilangnya uang sebesar Rp 1,6 miliar milik Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Bahkan hingga kini Polrestabes Medan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus hilangnya uang tersebut.

“Sudah 6 orang saksi kita periksa, dan untuk mengetahui siapa tersangkanya masih kita selidiki,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira saat ditanya via Whatsappnya, Jumat (13/9/2019).

Sementara itu sebelumnya secara terpisah Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto yang dikonfirmasi wartawan usai Shalat Jumat di Masjid Alfalah Mapolrestabes Medan mengaku belum memperoleh perkembangan soal kasus ini.

“Belum ada perkembangan. Iya, semalam memang sudah ada kita periksa saksi, “jelas Kapolrestabes.  Disinggung soal barang bukti apa saja yang sudah diamankan, Kapolrestabes Medan ini belum mau merincinya. Namun, pihaknya memastikan telah mengamankan beberapa barang bukti.

“Kalau untuk teknisnya langsung konfirmasi ke Kasat Reskrim, “sebutnya. Sebelumnya, seorang pegawai Pemprov Sumut, M Aldi Budianto,40, warga Jalan Karya Dharma, Medan Johor dan honorer Biro Perbekalan Pemrov Sumut, Indrawan Ginting,36, warga Jalan Seriti 1 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Senin (9/9/2019) sekira pukul 16.00 WIB, mengambil uang dari Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan sebesar Rp 1,6 miliar lebih.

Setelah mengambil uang, keduanya menuju ke lokasi parkiran bank dan meletakkan tas berisi uang di kursi belakang mobil Toyota Avanza warna silver BK 1875 ZC.

Kemudian keduanya meninggalkan lokasi menuju Kantor Gubernur Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Setibanya di tujuan, keduanya memarkirkan mobil di pelataran parkiran kantor yang posisinya dekat pos sekuriti. Mereka keluar dari mobil, lalu mengunci pintu dan berjalan menuju masjid di samping kantor untuk melaksanakan Shalat Ashar.

Selesai shalat, keduanya kembali ke parkiran untuk mengambil uang yang rencananya untuk menggaji honorer. Namun lubang kunci pintu didapati sudah rusak. Selanjutnya keduanya mengecek dan ternyata uang sudah raib.

Setelah itu PNS dan honorer diarahkan untuk membuat laporan ke Polrestabes Medan. Sedangkan mobil yang membawa uang tersebut juga dibawa ke Mapolrestabes guna dijadikan barang bukti. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kemnaker Gandeng Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate
Sambut Imlek 2026 dengan Kepedulian, Musim Mas Berbagi Kebahagiaan Bersama Masyarakat Prasejahtera di Sekitar Perusahaan
Peluang Pengembangan Paket Perjalanan 2026 di Australia Barat
Tausiah Punggahan di STIKES Helvetia: Empat Cara Menyambut Ramadan
Pasangan Firli Bahuri-M. Ahsan Juara Piala Gong Xi Fa Chai 2026
Lima Pejabat Eselon II Pemprov Sumut Mundur, Bobby Nasution Tegaskan Kinerja Utama
komentar
beritaTerbaru
Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit

Dwi Versi Indrajit Oleh Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata de

News