Jumat, 29 Agustus 2025

Merasa Diskriminalisasi Polisi Sutomo Mengadu ke Propam

Administrator - Rabu, 06 April 2016 08:14 WIB
Merasa Diskriminalisasi Polisi Sutomo Mengadu ke Propam

MEDAN | SUMUT24 Mengaku menjadi korban kriminalisasi Polsek Sunggal, Sutomo (38) warga Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, mengadu ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut, Selasa (5/4).

Baca Juga:

“Saya ini korban kriminalisasi, saya tidak berbuat apa-apa, tapi malah saya ditetapkan tersangka,” ungkap Sutomo di Mapolda Sumut.

Dia menceritakan, masalah itu berawal dari kasus penganiayaan yang dilakukan tetangganya, Asnawati (38) terhadap dua putranya, Alwi Prayogi (13) dan Habib Habsah (10), pada 22 Oktober 2015 lalu.

Ketika itu Asnawita datang dengan membawa sapu dan langsung memukul Alwi Prayogi dan Habib Habsah. Bahkan, sapu yang digunakan untuk menganiaya itu patah menjadi dua bagian.

“Sapunya pun terbelah dua. Itulah yang saya ambil dan jadi barang bukti melapor ke Polsek Sunggal,” tutur pria yang kental dengan logat Jawanya ini.

Namun, kata dia, di hari yang sama, 22 Oktober 2015, Asnawita juga melaporkan masalah itu ke Polsek Sunggal.

Singkatnya, laporan Asnawita ditindaklanjuti Polsek Sunggal hingga akhirnya polisi menetapkan Sutomo dan putra pertamanya Alwi Prayogi sebagai tersangka.

“Laporan saya sudah diproses, dan si Asnawita sekarang sudah jadi terdakwa di PN Pancurbatu. Sedangkan laporan Asnawita saya tidak tahu karena apa, juga diproses orang itu (Polsek Sunggal),” ucap Sutomo.

“Saya dan anak saya disangkakan pasal 170 Jo 351 KUHPidana. Kok bisa pula saya dan anak saya tersangka? Kami ini kan korban, kok kami pula yang disalahkan,” ujarnya.

Sementara juru periksa Polsek Sunggal yang menangani kasus itu, Brigadir Anse M Ginting ketika dikonfirmasi wartawan via seluler mengatakan mereka (Sutomo dan Asnawita) awalnya buat laporan sama-sama,

“Karena mereka (pihak Asnawati) ribut-ribut, jadi laporan itu kita terima,” kata Anse.

Sedangkan Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar ketika coba dikonfirmasi sekira jam 16.36 Wib tadi tidak mengangkat ponselnya. (SL)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kejati Sumut Geledah Kantor PTPN I, Usut Dugaan Korupsi Penjualan Aset Triliunan Rupiah
Cinta Berujung Maut,Janda Muda di Palas Tewas di Tangan Sang Mantan
RS Metta Medika Tuai Sorotan, Komisi Tiga DPRD Padangsidimpuan Segera Panggil Pihak Manajemen dan Gelar RDP
Dukung Program Pemerintah, Polsek Batunadua dan Warga Pudun Julu Padangsidimpuan Tanam Jagung Pipil
AKBP Wira Prayatna Tekankan Pentingnya Kualitas Panen di Program Jagung Ketapang kota Padangsidimpuan
Kunjungan Wabup Madina ke desa Adianjior, Atika Nasution : Program PKK Benar-Benar harus Dirasakan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru