KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
- Rico Waas Tegaskan Arah APBD Medan 2027: Fokus Benahi 100 Titik Banjir, Kesejahteraan Guru, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pendidikan
- Polresta Deli Serdang dan BNNK Gerebek Dugaan Sarang Narkoba di Beringin, Empat Pria Diamankan
- Gerak Cepat Tim Jatanras Polres Asahan, 4 Pelaku Pencurian Berhasil Diamankan, Kerugian Capai Rp30 Juta
Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari unsur TNI, BNN, Satpol PP, Wakil Ketua DPRD Rusydi Nasution dan tokoh masyarakat.
Berdasarkan laporan resmi, rangkaian kegiatan dimulai dengan apel persiapan di halaman Polres Padangsidimpuan. Dalam arahannya, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga sikap profesional dan mengutamakan keselamatan saat bertugas.
Sekitar pukul 17.30 WIB, tim gabungan tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang laki-laki. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan dua bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dari tangan Muhammad Rezi Saputra Lubis (24) dan Andri Parlaungan (29), keduanya warga Pijorkoling, Padangsidimpuan.
Selain sabu dengan berat 0,31 gram, polisi juga mengamankan uang tunai Rp125.000, satu unit HP Samsung Galaxy A05, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkoba seperti alat hisap, plastik klip kosong, dan mancis.
Tak hanya itu, sekitar pukul 18.30 WIB, petugas melakukan pembongkaran sekaligus pembakaran sebuah gubuk yang diduga kuat menjadi tempat transaksi sekaligus penggunaan narkoba.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memerangi narkoba.
"Kami tidak akan pernah memberi ruang bagi peredaran narkoba di Padangsidimpuan. Kegiatan GSN ini adalah wujud nyata keseriusan Polres bersama seluruh stakeholder untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak takut melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya," tegas Kapolres.
Beliau juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik aparat keamanan maupun masyarakat, dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba.
Selain mengamankan pelaku dan barang bukti, Polres Padangsidimpuan juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait bahaya narkoba. Masyarakat diingatkan untuk waspada dan tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.
Operasi ini resmi berakhir pada pukul 19.00 WIB. Kedua tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk proses hukum lebih lanjut.zal
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News