Sabtu, 21 Maret 2026

Kadisdik Madina DHS Disebut Terima Suap Hingga Rp 580 Juta

Administrator - Rabu, 17 Januari 2024 19:42 WIB
Kadisdik Madina DHS Disebut Terima Suap Hingga Rp 580 Juta
Istimewa
Foto : Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.(W05)
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mandaling Natal (Madina), DHS disebut menerima suap hingga sebesar Rp 580 juta.

Kini, DHS telah mendekam dalam sel setelah penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sumut menetapkannya sebagai tersangka.

"Untuk hasil pemeriksaan awal itu, ada sekitar 580 juta yang diminta dari para peserta," sebut Hadi, Rabu (17/1/2024).

Namun, Hadi tidak menjelaskan berapa jumlah peserta P3K yang ikut dalam seleksi tersebut dan turut memberikan uang kepada tersangka. Jumlah korbannya hingga saat ini masih didalami penyidik.

"Nah, itu jumlahnya masih terus dilakukan pengembangan," imbuh Hadi.

Dalam kasus dugaan suap itu sudah ada ditetapkan satu orang tersangka, yakni Kadisdik Pemkab Madina DHS.

"Untuk proses yang ada saat ini sudah satu orang tersangka yang ditetapkan, kadisdik," terangnya.

Sebelumya, penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Kadisdik Pemkab Madina, DHS sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap P3K.

"Hasil gelar perkara, penyidik Tipikor Ditreskrimsus menetapkan DHS sebagai tersangka," ujar Hadi, Jumat (12/1/2024) sore lalu.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Duka Simanguntong dan Kegagalan Tata Kelola PETI di Mandailing Natal
Jelang Lebaran, Bupati Madina Warning Soal Kebakaran: “Jangan Lupa Cabut Listrik!”
Bupati Madina Saipullah Nasution: Pemimpin Daerah Harus Melayani, Bukan Menindas Rakyat
Wabup Madina Atika Azmi Beri Contoh Nyata, Pekarangan Rumah Disulap Jadi Kebun Jagung Guna Tekan Inflasi
Pesan Tegas Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Lantik Pj Sekda: Tingkatkan Profesionalisme Dalam Bekerja!
RSUD Panyabungan Siap Operasikan Cath Lab, Layanan Jantung Canggih Hadir untuk Warga Mandailing Natal
komentar
beritaTerbaru