MEDAN | SUMUT24
Seorang ibu rumahtangga, Erni Tinambunan (33) nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi penyakit paru yang sudah lama di deritanya tak kunjung sembuh.
Baca Juga:
Aksi nekat itu dilakukannya di dalam kamar rumahnya di Jalan Jaya Tani, Lorong Anggrek II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kamis (8/6).
Terungkapnya kasus bunuh diri tersebut bermula saat seorang tetangga bernama Parsoroan Limbong (33) mendengar suara kesakitan dari rumah korban.
Setelah mendengar suara jeritan itu, Limbong memberitahukan kepada seluruh tetangga yang ada di dekat rumah korban. Akhirnya para tetangga berkumpul melihat apa yang terjadi di rumah korban.
Pintu rumah korban terkunci dan warga pun akhirnya masuk dari jendela rumah. Salah seorang warga yang masuk ke dalam rumah korban kaget bukan kepalang. Warga menemukan Erni Tinambunan dalam kondisi terlentang dengan mengeluarkan darah di bagian tangan kiri.
Atas temuan itu, warga memberitahukan kepada petugas Polsekta Delitua. Dari hasil penyelidikan sementara korban dinyatakan meninggal dunia karena mensayat urat nadi tangannya sendiri dengan sajam.
Kapolsekta Delitua Kompol Wira Prayatna saat dikonfirmasi wartawan mengatakan dari hasil keterangan saksi dan keluarga, korban depresi karena menderita penyakit paru yang sudah tahunan. Begitu juga denga suami korban juga menderita penyakit. Saat kejadian, suami korban sedang berada di Rumah Sakit Kabanjahe.
“Sudah tujuh orang saksi kita mintai keterangannya. Dari sejumlah saksi mengaku korban depresi karena sakit paru-paru. Sudah lama korban mengalami penyakit tersebut. Ditambah lagi korban berkehidupan kurang mampu.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News