Bupati Asahan Hadiri Penanaman Jagung Perdana Program Ketahanan Pangan
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP menghadiri kegi
News
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24.Co Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Subdit III/Jatanras Ditkrimum Polda Sumut menangkap dua dari empat komplotan perampok antar Provinsi usai melakukan pencurian modus pecah kaca mobil di Jalan Mawar Desa Tanjung Garbus Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Selasa (06/09/22) lalu.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Bayu Putra Samara mengatakan, pengungkapan ini berawal ditangkapnya satu komplotan yang mencuri uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp106.200.000.
Pelaku menggasak uang tersebut saat korbannya memarkirkan mobil di depan Kantor Dinas Keuangan dan Aset Negara Pemkab Deli Serdang, Jalan Mawar Desa Tanjung Garbus Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Ujarnya.
Setelah menerima laporan ini, petugas kemudian melakukan penyelidikan. “Dari hasil penyelidikan, kita berhasil mengamankan dua dari empat tersangka yakni, NS alias BS dan RS alias JS ditangkap di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Sementara dua dari komplotan ini masih dalam pengejaran,†Terang Hadi, Jumat (28/10/22) sore.
Modus kejahatan ini, sambung dia, para pelaku membuntuti korbannya yang baru keluar dari bank.
“Setelah mobil korban terparkir, para pelaku beraksi dengan cara memecahkan kaca kemudian mengambil barang dan uang yang ada di mobil. Uang yang diambil itu merupakan uang BLT,†sebutnya.
Dari hasil penangkapan kedua tersangka ini, sambung dia, kemudian Ditreskrimum Polda Sumut melakukan pengembangan. Pasalnya, ada laporan kasus yang sama di beberapa Polres di Sumut dan Subusalam.
“Kita kembangkan untuk mengungkap laporan itu,†tuturnya.
Petugas Ditreskrimum Polda Sumut berhasil menangkap komplotan pecah kaca mobil di Kabupaten Asahan. Komplotan ini telah beraksi di Kabupaten Dairi, Toba dan Kota Subusalam.
“Komplotan ini beda dengan komplotan yang beraksi di Deliserdang,†jelasnya.
Petugas menangkap enam orang tersangkanya. Keenamnya yaitu AS, DRS, LMS, NDS, AT dan OHR. “Kita terpaksa lumpuhkan dengan timah panas karena saat penangkapan mencoba melawan,†kata Hadi.
Modus komplotan ini serupa dengan komplotan pencurian pemberatan modus pecah kaca yang pertama. “Mengikuti korbannya yang baru keluar dari bank,†ujar dia.
Menurut dia, komplotan ini sudah lebih tiga kali beraksi melakukan pencurian tersebut. “Mereka selalu berpindah-pindah. Saat penangkapan di Asahan, rencananya mereka mau beraksi,†ucap dia.
Saat ini, petugas masih mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, masih ada lagi para pelaku yang belum ditangkap. “Masih kita kembangkan, untuk mengejar pelaku lain,†Jelasnya(W05)
Foto: Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi didampingi Kasubdit III/Jatanras, Kompol Bayu Putra Samara menjelaskan pengungkapan kasus perampokan.(W05).
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si di Wakili oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP menghadiri kegi
News
Medan sumut24.co Seorang pria bernama Erwin Syahputra (35) Warga Jalan Tangkahan Batu, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang menjadi k
Hukum
Sergai sumut24.co Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pertanian. Dua tahun berturutturu
News
Sergai sumut24.co Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwa
News
Pemkab Simalungun Ambil Langkah Strategis, Bongkar Gapura Perbatasan SiantarSaribudolok Demi Kelancaran Lalu Lintas
kota
SATKAMLING Nagori Dolok Maraja Kabupaten Simalungun Terima Penghargaan Terbaik 3 Poldasu
kota
Wawako Suryadi Nurdal Lantik 3 Pejabat Eselon II
kota
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah pada Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi
kota
Bupati Solok Terima Silaturahmi Forum Ketua KAN Kabupaten Solok
kota
Bangunan Cafe Ilegal di Jalan Bambu Medan Timur Jadi Simbol Kebocoran PAD, Camat Sudah Layangkan Surat Tapi Pemilik Membandel
kota