Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Penanganan dan pencegahan kejahatan terorisme terhadap pelaku, instansi aparat peneghak hukum, hendaknya dilakukan secara preventif. Sehingga, penyelidikan, penyidikan, hingga sampai kepada pemberian vonis hukum, berjalan sesuai mekanisme peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Demikian dikatakan, Ketua Presedium LCKI Pusat, Bapak Prof. Jendral Pol. Da’i Bachtiar, SH pada acara Seminar Nasional Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Sumut yang bertemakan, “Pencegahan Kejahatan Terorisme di Tempat Objek Vital” bertemapat di Hotel Emerald Garden Medan, Jalan Kol. Yos Sudarso, Kamis (27/10).
“Tindakan preventif dilakukan, agar pemberian sangsi hukum kepada pelaku, agar sesuai mekanisme dan aturan perundang-undangan yang tidak menimbulkan kesan pemaksaan maupun unsur kepentingan,” kata Da’i Bachtiar.
Masih Da’i Bachtiar yang juga nara sumber dalam seminar itu berpesan, insantansi penegak hukum yang terkait dan seluruh unsur elemen organisasi dan masyarakat, tetap mengacu pada terciptannya rasa aman, nyaman dan tentram kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua LCKI Sumut, Drs. Parlin Sihotang, SE, SH, MSi menyebutkan, untuk membuktikan maksud tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah dengan membuktikan, keperduliannya yakni mengundang 4 nara sumber untuk hadir dalam kegiatan itu.
“Untuk mengisi dan menjalankan mekanisme sesuai peraturan dan perundang-undangan, kepedulian LCKI Sumut menghadirkan 4 nara sumber yakni, Ketua Presedium LCKI Pusat, Bapak Prof. Jendral Pol. Da’I Bachtiar, SH, Densus 88 Mabes Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Pusat dan Kapoldasu,” ujar, Parlin Sihotang.
Lanjut Parlin, adapun sasaran tujuan “Pencegahan Kejahatan Terorisme di Tempat Objek Vital” ada beberapa hal penting yang menjadi fokus materi pembahasan. Diantarannya, pemahaman terhadap undang-undang dan peraturan, tips, strategis serta pencegahan dan upaya kerjasama dengan aparat keamanan serta instansi terkait, tandasnya.
Seminar itu, turut melibatkan instansi pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten/Kota, Pengadilan Tinggi/Negri, Kejaksaan Tinggi/Negri, Polri, Perusahaan BUMN/BUMD dan Swasta, Perbankan, Paktisi Hukum, LSM Ormas dan Universaitas.
“Tujuan utamanya, agar dapat menjadi landasan dasar dan pedoman untuk keperdulian bersama-sama dalam menyikapinnya,” pungkas, Parlin Sihotang.(W02)
Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
kota
PROLETAR SURATI KAPOLRESTABES MEDAN, KAPOLDASU HINGGA KAPOLRI PERTANYAKAN LAMBANNYA PENANGANAN LAPORAN
kota
Medan Sumut24.co Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut langsung kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci945 yang
News
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
kota
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
kota
Medan sumut24.co Polemik pengelolaan sampah di Kota Medan yang sebelumnya disorot oleh Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitom
kota
Diduga Bebas Beraksi, Pelangsir Angkut 180 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Transit Batangkuis
kota
sumut24.co MedanSebanyak 320 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara siap bertanding dalam Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara
Sport
sumut24.co MedanSuasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Halal B
kota