Perkuat Benteng Moral Generasi Muda, Sosialisasi Pekat dan Narkoba Digelar di MTsN 7 Solok
Perkuat Benteng Moral Generasi Muda, Sosialisasi Pekat dan Narkoba Digelar di MTsN 7 Solok
News
Serdang Bedagai-Sumut24
Baca Juga:
Personil gabungan dari jajaran Polres Sergai, TNI dan Satpol PP Sergai kembali melakukan pembongkaran terhadap puluhan pondok pondok tertutup yang diduga sering dijadikan sebagai tempat mesum yang berada di areal objek wisata Pantai Cermin, sabtu (6/8).
Kali ini personil gabungan membongkar pondok pondok tertutup di tiga lokasi berbeda yakni Pantai Mutiara 88, Pantai Gudang Garam dan Pantai Wong rame yang terletak di Dusun III Desa Kotapari Kecamatan Pantai Cermin.
Turut dalam pelaksanaan pembongkaran tersebut, Pegawai dari Dinas Pariwisata Sergai, Kepala Kantor Perizinan Sergai, mewakili MUI Sergai, Camat Pantai Cermin dan Tokoh masyarakat se-Kecamatan Pantai Cermin.
Pantauan dilokasi, tampak personil gabungan yang mendapat perintah untuk melakukan pembongkaran sempat mendapatkan perlawanan dari beberapa warga yang mengaku sebagai pemilik pondok pondok tersebut. Salah satunya Inun Boru Tarigan (40) pemilik pondok di objek wisata Gudang Garam.
Inun mengaku sangat kecewa dengan tim gabungan yang membongkar paksa beberapa pondok miliknya dilokasi pantai Gudang Garam, bahkan Inun juga melontarkan kata kata kasar kepada petugas yang dinilai pilih kasih dalam pembongkaran tersebut.
“Jangan punyaku aja yang kalian bongkar, coba kalian bongkar hotel wong rame itu apa kalian berani, hotel wong rame itu banyak menyediakan onces onces kalian bongkarlahâ€ucap Inun sambil menunjuk lokasi hotel wong rame kepada petugas.
Inun Br Tarigan juga mengaku bahwa dirinya setiap bulan selalu membayar retribusi kepada oknum oknum yang mengaku sebagai petugas, namun dirinya tidak tau pasti dari mana petugas tersebut. Bahkan tak jarang oknum oknum tersebut juga mengutang kepada dirinya. Selain itu oknum yang mengaku petugas juga sering membawa onces onces (anak ABG) ke pondoknya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Pantai Cermin Gunawan Hasibuan yang ikut dalam aksi pembongkaran tersebut mengatakan, pembongkaran itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara pemilik pondok dengan tokoh tokoh masyarakat untuk dilakukan pembongkaran terhadap pondok pondok yang diduga kerap dijadikan tempat mesum tersebut.
“Sebelumnya sudah kita peringati agar pondok pondok tersebut dipergunakan sebaik baiknya untuk wisatawan yang ingin berkunjung kepantai bukan untuk lokasi tempat mesum†ucapnya.
Menurut Camat, Pembongkaran ini juga terpaksa dilakukan karena pihaknya terus mendapat informasi dari warga yang mengatakan bahwa dilokasi tersebut kerap dijadikan ajang tempat berkumpulnya anak anak ABG bercinta. Sehingga pihak kita meminta kepada pihak Pemerintah untuk melakukan pembongkaran tersebut.(Bdi)
Perkuat Benteng Moral Generasi Muda, Sosialisasi Pekat dan Narkoba Digelar di MTsN 7 Solok
News
Wisuda Tahfidz ke4 MTsN 7 Solok, 30 Siswa Dikukuhkan.
News
Minim Transparansi, Anggaran Gebyar Pajak Sumut Rp28 M Didesak Audit Investigatif
kota
Kasus Penipuan di Polrestabes Medan Mandek 4 Bulan, Pelapor Desak Penetapan Tersangka
kota
Ambisi Jadi Ketua Pansel KPID Sumut, Sulaiman Harahap Malah Tak Muncul di Hadapan Publik
kota
Stop Politisasi Potongan Video Ceramah Jusuf Kalla Umat Kristen Diminta Tetap Tenang
kota
Kemenimipas Perkuat Pengawasan WNA di Daerah, Ungkap Hasil Operasi Wirawaspada 2026
kota
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb menggelar sosialisasi Perda serta mengedukasi ratusan warga agar menjaga ke
kota
Mahasiswa Geruduk Dinkes Padang Lawas, Soroti Dugaan Penyimpangan Dana BOK
kota
Kejagung Copot Kajari Karo, Danke Rajagukguk Digantikan Edmond Novvery Purba
kota