Kamis, 12 Februari 2026

Penukaran Uang Pertama Di Medan Sepi

Administrator - Selasa, 14 Juni 2016 06:24 WIB
Penukaran Uang Pertama Di Medan Sepi

Medan | Sumut24 Untuk antisipasi membludaknya penukaran uang di Medan, maka Bank Indonesia telah lakukan segala upaya untuk kenyamanan masyarakat dalam hal penukaran uang.

Baca Juga:

Di Medan penukaran uang baru berada di Lapangan Benteng Medan. Namun, hari pertama penukaran uang terlihat masih sepi. Dan pada hari pertama penukaran uang baru dibantu oleh 3 bank, yaitu BRI, BRI Syariah dan Bank Mestika. Dan dua mobil lagi kepunyaan Bank Indonesia.

Sudibyo, Kepala Divisi Sistem Pembayaran Bank Indonesia Sumut mengatakan, saat ini hanya 4 mobil, 3 bank yang membantu masyarakat dalam penukaran uang baru, namun mendatang akan menjadi 11 bank yang sudah siap membantu.

“Mungkin hari pertama memang masih sepi, bisa jadi masyarakat belum banyak yang tau, dengan perubahan tempat penukaran, tahun semalam kita lakukan di Lapangan Merdeka, namun saya yakin, dengan bergulirnya waktu akan ramai dikunjungi masyarakat,”katanya kepada wartawan Senin (13/6).

Ditambahkannya, syarat penukaran masih seperti tahun lalu, yaitu dengan menujukkan KTP si penukar, dan untuk jumlah penukaran maksimal Rp3,7 juta/hari untuk satu penukar. Ini adalah satu cara untuk antisipasi banyaknya calo yang lakukan jasa penukaran uang untuk Lebaran.

“Masyarakat boleh menukarkan uang maksimal Rp 3,7 juta, dimana uang tersebut sudah lengkap nominalnya, jadi sudah ada Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu. Hanya saja dalam satu blok sesuai jumlah nominal, seperti Rp 5 ribu akan ditukar menjadi Rp 500 ribu,”ujarnya.

Selain untuk penukaran uang di Lapangan Benteng, masyarakat juga dapat lakukan sistem online, atau dapat langsung kepada bank tempat masyarakat menabung, Disana kasir akan langsung menukarkan dengan uang baru. Mobil penukaran uang baru akan berakhir 1 Juli 2016.

“Kita berharap dengan adanya mobil penukaran uang, juga dengan adanya mobil kas keliling tiap pasar tradisional, akan memudahkan masyarakat untuk memiliki uang baru dan jauh kemungkinan mendapatkan uang palsu, agar masyarakat aman dan nyaman dalam menyambut Lebaran, “pungkasnya.(W04).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Rakorpem di Tanjungbalai Utara, Wali Kota Mahyaruddin Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
Bahas Program MBR, Wali Kota Tanjungbalai Dukung Pembangunan 166 Unit Rumah
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Momentum HPN ke-80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
komentar
beritaTerbaru