Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
Medan | Sumut24 Siapa yang tak kenal dengan pengusaha muda, cantik dan berbakat ini. Alween Ong seorang wanita mandiri yang sudah banyak dikenal sebagai wanita kreatif dan cerdas. Mulai dari penghargaaan wira usaha muda dari Kemenpora di tahun 2009, hingga menjadi anggota delegasi Indonesia ke Tiongkok, guna membahas perdagangan bebas.
Baca Juga:
Terlahir sebagai seorang anak nelayan di pesisir Tebing Tinggi, Sumatera Utara, tak mengubur harapan Alween Ong meraih pendidikan tinggi. Sejumlah usaha dijalankan Alween untuk membiayai kuliahnya, mulai dari berjualan ikat pinggang sampai berjualan ponsel. Setelah usahanya berkembang sejak 2011, ia pun membuka pelatihan reparasi ponsel secara cuma-cuma.
Bermodal pengalaman dan tekat kuat sarjana Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, ini mengembangkan bisnisnya ke usaha digital printing. Setelah 4 tahun, kini omzetnya tak kurang dari Rp 50 juta per bulan.
Alween tak pelit ilmu, kiat-kiat usahanya dibagi secara cuma-cuma ke sesama wirausahawan muda Kota Medan. Sebanyak 10 persen dari pendapatan Al Company Indonesia miliknya, digunakan Alween untuk program kemanusiaan.
Kegiatannya mulai dari sunatan massal, hingga program sejuta koin 1000 untuk membangun desa tertinggal di Lesten, Gayo Luwes, Aceh. Alween Ong, paham tantangan terbesar adalah membuka pemikiran orang lain untuk menyadari bahwa setiap manusia punya kelebihan masing-masing yang harus digali, agar bermanfaat bagi sesama.
Sebagai wanita mandiri, Alween harapkan di hari Kartini ini banyak wanita wanita yang harus kreatif dan cerdas. Sebab, kecerdasan dan kemandirian adalah modal utama untuk dapat mencapai cita cita.
“Saya sangat ingin agar semua wanita di muka bumi ini lebih kreatif, jadilah wanita yang mandiri. Sebab kita tidak tau kedepannya bagaimana kehidupan para wanita jika tidak dari sekarang dimulai,â€katanya kepada Sumut24, Rabu (20/4).
Bagi wanita yang sudah berumahtangga, tidak harus bekerja diluar rumah dianggap wanita mandiri. Banyak orang salah pemahaman dalam mengartikan wanita mandiri, seorang wanita cerdas akan dapat lakukan hal hal positif dalam menunjang perekonomian walau didalam rumah.
â€Lebih hebat melihat seorang ibu, sambil jaga anak, urus suami namun dapat membantu perekonomian rumah tangga dengan menciptakan produk produk UKM dan dipasarkan dari teman ke teman, itu lebih luar biasa,â€ujarnya.
Alween Ong berharap dengan memperingati hari kartini, Wanita harus lebih aktif menuju perekonomian yang lebih baik,â€Jadilah wanita yang punya pemikiran maju agar dapat mendidik anak anaknya dengan lebih baik lagi, sebab seorang ibu yang tamatan SMA akan bercita cita punya anak yang tamatan sarjana,â€pungkasnya.(W04)
WAROPEN Pemekaran di Tanah Papua bukan sematamata sebagai kebijakan administratif. Tetapi harus dipahami dengan baik bahwa pemekaran meru
News
sumut24.co MedanKomisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat menduk
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Kantor Camat T
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim membahas program perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) b
News
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
kota
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota