Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
Medan I SUMUT24.CO
Baca Juga:
- Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Bupati Sergai Bersepeda ke Kantor dan Tinjau RSUD Sultan Sulaiman
- Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas*
- Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
Kepala BI Kantor Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, terkait inflasi yang tinggi di Sumatera Utara karena cabai merah. Padahal cabai merah banyak di Sumut, Wiwiek mengatakan, sebenarnya hal ini terkait dengan masalah pemasarannya. Meskipun cabai merah banyak di Sumut tetapi tidak semuanya dipasarkan di Sumut, tetapi dipasarkan ke provinsi lain, sehingga di Sumut menjadi kekurangan.
Hal itu dikatakann Wiwiek Sisto Widayat sela-sela Rakor Pemda Se-Sumut 2019, di Gedung Bank Indonesia. Rapat Koordinasi tersebut digelar Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat JenderalPerbendaharaan (DJPb) Sumut, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, dengan tema ‘Bersinergi Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Menuju Sumut Bermartabat’, di aula BI Sumut, Rabu (2/10).
“Setelah kita lihat ternyata hampir setengah atau 50% itu produksi cabai merah kita, didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di provinsi lain, seperti Riau, Padang, Jambi dan Aceh, sehingga kebutuhan cabai merah di Sumut yang tinggi menjadi kekurangan,” jelas Wiwiek.
Rakor ini merupakan salah satu bentuk koordinasi antara Bank Indonesia bersama DJPb, BPS, OJK, untuk menghasilkan suatu rekomendasi terhadap pembangunan perekonomian di Sumut ke depan.
“Kita berharap rapat koordinasi ini bisa menelorkan suatu rekomendasi terhadap pembangunan perekonomian di Sumut ke depan seperti apa, terutama kita akan sampaikan hambatan-hambatan apa dan upaya-upaya apa yang harus kita lakukan, untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi,” ujar Wiwiek.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Kepala BI Kantor Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sumut Tiarta Sebayang mengatakan, “Inflasi Sumut saat ini sudah sangat tinggi, di atas rata-rata nasional. Kalau kita manusia, sudah stroke kita ini. Tensi inflasi kalau ketinggian bisa stroke, kalau kebawahan juga bisa stroke,” kata Gubsu.
Dia mengatakan, Sumut saat ini kalah dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), karena inflasi di NTT masih lebih bagus dibandingkan dengan di Sumut. Padahal, lanjutnya, di Sumut itu semuanya ada, potensinya besar, demografi begitu tinggi, rakyatnya pintar-pintar, kekayaan alamnya begitu banyak dan kaya. Sehingga tidak ada alasan masyarakat Sumut tidak sejahtera.
“Ayo saudara-saudaraku, bapak bupati dan wali kota. Marilah kita bergandengan tangan, bersinergi dan berkolaborasi sama-sama membangun perekonomian Sumut yang lebih baik,” tegasnya.
Edy Rahmayadi berharap, Rakor Pemda Se-Sumut itu dapat memberikan hasil yang bermanfaat dan berharap hasil rakor dapat dijadikan satu landasan untuk menjadi panduan untuk dilaksanakan dalam membangun ekonomi yang lebih baik ke depan.
“Rakor ini untuk mempercepat, mengevaluasi apa yang sudah kita cita-citakan sesuai dengan kemampuan kita. Kita perbaiki kenapa inflasi tinggi, rupanya karena cabai. Kan bohong kalau karena cabai inflasi kita jadi naik. Berarti ada yang salah di situ. Nah, kehadiran pemerintah itulah untuk memperbaiki yang salah itu,” tegasnya lagi.
Menurutnya, di Sumut ini memiliki banyak lahan, tanaman cabai begitu subur, panen cabai begitu segar, tapi tidak tahu cabainya kemana. “Ini karena tidak ada yang mengawal para petani kita. Inilah kita ketok para bupati dan wali kota untuk bersama-sama gubernurnya, sama-sama hadir di tengah masyarakat,” sebutnya.
Rakor ini diisi dengan sesi diskusi oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumut Tiarta Sebayang, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Wiwiek S Widayat, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumut Yusup Ansori, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Syech Suhaimi.(R03)
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
kota
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo &ndash Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
kota
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News
sumut24.co ASAHAN, Tak terkendala suasana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi bese
News
Sembilan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, Pemkab. Pakpak Bharat Salurkan Paket Sembako
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Ka
kota
sumut24.co JakartaKetua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, resmi mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Ot
Ekbis
sumut24.co JakartaSetelah berhasil memecahkan rekor Museum RekorDunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam ta
Ekbis
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan
kota